Gus Ipul Vs Gus Halim Mulai Perang Dingin

MEDIAJATIM.COM, Pamekasan-Iklim politik di Jawa Timur mulai mendidih. Wakil Gubernur Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) tampaknya mulai menabuh genderang ‘perang’ tergadap Ketua DPRD Jatim Halim Iskandar (Gus Halim). Fakta tersebut mencuat usai Gus Ipul menghadiri sosialisasi pemberian makanan tambahan dan pencanangan gerakan Jatim eliminasi kusta 2017, di Pendapa Agung Ronggosukowati Kabupaten Pamekasan belum lama ini. Gus Ipul menegaskan akan turut terlibat dalam perebutan kursi 1 Jawa Timur dalam pilkada 2018. Gus Ipul tampak tidak gentar dengan gerilya politik Gus Halim yang setahun belakangan cukup masif. Meskipun Gus Ipul tidak segetol Gus Halim berkampanye, dirinya enteng saja. Sebab, sudah lama punya basis massa yang tak bisa diremehkan. Tentu basis massa tak cukup diandalkan tanpa adanya kendaraan politik. Ini persoalan yang menjerat Gus Ipul. Berbeda dengan Gus Halim yang punya power kuat. Partainya, yakni PKB, menguasai kursi DPRD Jatim. “Kesiapan saya tentu juga mesti diiringi dengan partai politik (parpol). Sampai kini belum ada partai yang menjalin kepastian dengan saya,” paparnya. Perihal partai pengusung, Gus Ipul menyatakan belum ada gambaran. Tetapi secara intens dirinya tetap menjalin komunikasi dengan semua partai. “Semua partai saya dekati, karena saya tidak pernah berpikir untuk menempuh jalur independen,” tuturnya. Sementara itu, Gus Halim mempersialakan siapapun maju dalam bursa pilkada Jatim tahun depan. Semakin banyak calon, terangnya, maka nuansa politik akan makin demokratis. (Pepeng) Dalam pada itu, pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) tahun 2018 mendatang, memang masih menyisakan waktu beberapa bulan. Namun, Sudah banyak bermunculan sosok yang ingin menggantikan jabatan Gubernur Jatim Soekarwo. Ya,  Pak De Karwo, sapaan akrab Soekarwo, memang sudah dipastikan tidak bisa mencalonkan diri lagi.  Sebab,  yang bersangkutan telah menduduki jabatan Gubernur Jatim selama 2 periode. Ketika dirinya ditanya oleh sejumlah wartawan perihal kesiapannnya. Sosok yang Akrab disapa Gus Ipul hanya menjawab singkat. “Saya kan sudah tidak bisa mencalonkan diri lagi sebagai Wakil Gubernur, karena sudah 2 periode,” ucapnya berulang-ulang seakan mempertegas jika dirinya siap menuju Jatim 1. Namun,  semua keputusan perihal siapa nanti calon berikutnya, menurut pria murah senyum ini masih tergantung kebijakan Partai. Jika ada peluang dirinya siap menjalankan mandat yang sudah dipercayakan padanya. “Ya, tentunya saya harus siap lahir batin jika nantinya dicalonkan, karena bagaimanpun semua tergantung Partai, ” tegas Politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut. (pepenk)