Madura United Kembali Menakutkan, Ini Faktanya

MEDIAJATIM.COM, Cilacap – Madura United FC mulai menunjukkan jati dirinya. Menjadi klub digdaya saat TSC 2016 dan melempem kala Piala Presiden 2017, kini Laskar Sape Kerrab kembali tampil menakutkan usai berbenah dari kelemahannya.

Hal itu cukup terlihat dalam laga perdana Cilacap Cup saat mengalahkan Persija Jakarta 2 gol tak berbalas, Kamis (24/3). Slamet Nur Cahyo (SNC) tampil memukau dengan dua golnya yang dipersembahkan masing-masing di babak pertama dan kedua.

Sejatinya, kemenangan tersebut bukan sebatas kualitas individu SNC. Tapi, berkat penampilan atraktif semua pemain Madura United secara kolektif.

“Semua pemain Madura United yang kita turunkan bagus. Mereka terus berjuang sehingga menang meyakinkan,” ujar Pelatih Madura United Gomes de Oliviera.

Berdasarkan data statistik permainan, Madura United berhasil mengkreasi 9 tembakan ke gawang Persija Jakarta. Sementara tim lawan, hanya 3 tembakan.

Jika dianalisa lebih jauh, minimnya kreasi tembakan Persija ke gawang Herry Prasetyo, tidak terlepas dari kokohnya benteng pertahanan Madura United. Bek Fabiano Beltrame dan Fachruddin tampil solid dan nyaris tak bisa ditembus sama sekali.

Dari tiga tembakan Persija, semuanya dilakukan di luar kotak pinalti. Itu jauh berbeda dengan Madura United yang sering merangsek ke area pinalti Macan Kemayoran.

Mental para pemain Madura United juga tampak stabil. Meskipun mengumpulkan 5 kartu kuning dan Persija hanya 3 kartu kuning, permainan Madura United cukup skematis. Saat Persija melakukan 28 pelanggaran, Madura United hanya mengetengahkan 23 pelanggaran.

Satu hal yang sejauh ini belum ada perkembangan di tubuh Madura United ialah kerapnya terperangkap offside. Dalam laga perdana Cilacap Cup itu, penyerang Madura United terperangkap offside 5 kali, sementara Persija hanya 3 kali. (sule sulaiman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *