Jangan Panik Kasus Papa Setnov, Jaga Perilaku

MediaJatim.com – Drama kembali terjadi di negeri ini. KPK dan Ketua DPR RI Papa Setya Novanto (Setnov) kembali menjadi aktor utamanya.

KPK dan Papa Setnov sama-sama berdramatisasi. KPK mencari Setnov, sementara Setnov tiba-tiba masuk rumah sakit lagi karena menabrak tiang listrik.

Lucu sekali mencermati KPK mencari dan mendatangi rumah Setnov, mengingat ada protokoler negara. Harusnya KPK tahu keberadaan Setnov lewat agendanya di protokoler. Tapi KPK malah menghadirkan lelucun.

Jangan panik kasus papa, kita tetap harus jaga perilaku.

Allamah Sayyid Abdullah bin Alawi Al-Haddad dalam kitabnya berjudul Risâlatul Mu‘âwanah wal Mudzâharah wal Muwâzarah, halaman 141, menjelaskan tentang larangan mendoakan jelek dan melaknat, baik ditujukan pada diri sendiri, orang lain maupun sesuatu apa pun di luar dirinya sebagai berikut:

“Jangan sekali-kali mendoakan datangnya bencana atau mengutuk diri sendiri, keluargamu, hartamu ataupun seseorang dari kaum Muslimin walaupun ia bertindak dzalim terhadapmu.

Sebab, siapa saja mengucapkan doa kutukan atas orang yang mendzaliminya, berarti ia telah membalasnya.

Rasulullah SAW telah bersabda: “Jangan mendoakan bencana atas dirimu sendiri, anak-anakmu ataupun harta hartamu. Jangan-jangan hal itu bertepatan dengan saat pengabulan doa oleh Allah SWT’.”

Monggo tetap fokus dengan kekurangan diri, serta tidak menodainya lewat mendoakan jelek pihak lain. (Syaifullah Ibn Nawawi)

Foto: istimewa