Madura United Gulirkan Program “Madura Memanggil”

MediaJatim.com – Manajemen Madura United mencanangkan program “Madura Memanggil”. Itu sudah jauh hari sebelum kompetisi musim ini selesai. “Madura Memanggil” adalah sebuah program yang mencanangkan pemanggilan putra daerah Madura di beberapa klub untuk berebut slot pemain lokal Madura United.

Program tersebut, jelas Manajer Madura United, Haruna Soemitro mendapatkan sambutan dari beberapa peman putra daerah yang menyampaikan mintanya untuk ambil bagian dalam proses seleksi pemain.

“Sementara  ada empat pemain putra daerah yang menyampaikan minatnya untuk mencoba peruntungan bersama Madura United. Secara teknis, pelatih akan menilai kemampuan mereka apakah sesuai dengan kebutuhan tim atau bukan,” ungkap Haruna.

Empat pemain putra daerah yang menyampaikan minat untuk ambil bagian dalam program Madura memanggil tersebut, diantaranya adalah pemain putra daerah yang merumput di PSS Sleman, Persebaya Surabaya dan juga terdapat pemain yang bermain di Persegres GU tahun ini.

“Dalam proses pembentukan tim, tidak ada agenda melakukan seleksi terbuka untuk umum. Seleksi khusus hanya akan dilakukan untuk pemain putra daerah Madura. Jika pelatih memiliki penilaian sesuai dengan kebutuhan, manajemen tentunya akan memprioritaskan putra daerah,” imbuh Haruna.

Madura memanggil, menjadi salah satu program dalam proses pembentukan skuad Madura United musim depan, setelah proses pembinaan melalui tim Madura United U19 gagal mendapatkan talenta terbaiknya untuk dipromosikan ke skuad senior. Faktor usia yang lebih muda dua tahun daripada saat mengikuti Turnamen U21, menjadi salah satu pertimbangan tim pelatih akan kemampuan pemain U19 Madura United musim ini.

Tahun lalu, Madura United  sebenarnya mencoba memagangkan pemain putra daerah di skuad Madura United. Terdapat 3 pemain yang dimagangkan untuk berlatih bersama-sama dengan Fabiano Beltrame dan kawan-kawan. Bahkan, ketiga pemain tersebut juga ikut didaftarkan sebagai bagian dari skuad Madura United yang berlaga di TSC. Sayangnya, kesulitan untuk bersaing untuk sekedar mendapatkan posisi inti di skuad Madura United, ke-3 pemain magang putra daerah hampir tidak memiliki kesempatan untuk bermain dalam pertandingan reguler.

Kesempatan terbuka kembali diberikan bagi pemain putra daerah untuk bersaing memperebutkan slot pemain U22 awal musim lalu.  Namun, kembali para pemain yang dipanggil untuk ikut seleksi, selisih usianya di atas U22 yang menyebabkan mereka harus terelemenasi lebih awal karena faktor usia.

Reporter: Hendra WCP

Redaktur: Sule Sulaiman

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *