Calon Alternatif, Baidowi-Khalil Asy’ari Menguat

MediaJatim.com, Pamekasan – Hingga kini, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pamekasan belum menentukan pilihan politiknya dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2018 mendatang. PPP tampak masih kebingungan menentukan kecenderungan untuk memilih calon bupati (cabup) Baddrut Tamam atau Kholilurrahman.

Kebingunan tersebut tampaknya akan segera reda. Sebab, PPP sendiri punya kader yang potensial menjadi calon alternatif di tengah persaingan ketat Baddrut Tamam dan Kholilurrahman. Yakni, Ach. Baidowi dan Khalil Asy’ari. Dukungan terhadap dua kader PPP untuk maju sebagai cabup dan cawabup masih terbuka lebar.

“Semua kemungkinan masih bisa terjadi. Semua kader telah disorot elektabilitasnya oleh DPP, DPW, dan kami dari DPC PPP juga punya pertimbangan. Tentunya kami akan berembuk bersama,” terang Ketua DPC PPP Pamekasan, KH Mondzir Kholil.

Diakui, PPP merupakan satu-satunya partai politik (parpol) di Kabupaten Pamekasan yang bisa mengusung kader sendiri, tanpa harus berkoalisi dengan parpol lainnya. Modal 9 kursi di legislatif menjadi kekuatan tersendiri.

Ach. Baidowi merupakan Wasekjen DPW PPP dari Kabupaten Pamekasan. Belakangan, elektabilitasnya melonjak mengalahkan kader-kader PPP Pamekasan lainnya. Sedangkan Khalil Asy’ari sendiri merupakan kader terbaik PPP yang kini mengemban amanah sebagai Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan.

Hasil lembaga survei menunjukkan, jika keduanya maju, kemungkinan untuk menang cukup terbuka lebar. Jika benar-benar maju, PPP akan menghadirkan sejarah baru. Sebab, selama ini, partai terbesar di Kota Gerbang Salam tersebut hanya menjadi pengekor atau paling banter mengantarkan kadernya sebagai orang nomor dua di pemerintahan (wabup).

Sementara itu, sejauh ini baru Ra Baddrut, panggilan Baddrut Tamam, yang punya kendaraan politik jelas untuk maju sebagai M1 di pilkada mendatang. Anggota DPRD Jatim tersebut sudah mengantongi rekomendasi 10 kursi masing-masing 5 kursi dari partai pengusungnya, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Reporter: Agus Supriyadi

Redaktur: Sule Sulaiman