Kena Hack, Polling Maduranet Menangkan Kholilurrahman

MediaJatim.com, Pamekasan – Salah satu media sosial (medsos) di Kabupaten Pamekasan, Maduranet, melakukan jajak pendapat atau polling pilihan nitizen terhadap calon bupati di Kabupaten Pamekasan. Namun, baru diadakan beberapa hari sejak 25 November 2017, polling tersebut mau ditutup hari ini dengan alasan kena hack dan memenangkan Kholilurrahman.

“Kami melihat ada kejanggalan ketika ada votes yang perolehan mendadak tinggi. Tetapi setelah kami lacak, ternyata ada calon yang menggunakan teknik ilegal cara-cara hacker. Polling akan dihentikan pada Selasa (5/12),” kata Redaktur Maduranet, Munir.

Hingga berita ini ditulis Selasa (5/12) pukul 08.21 WIB, polling tersebut memenangkan Kholilurrahman dengan perolehan 3.505 suara, di atas Baddrut Tamam yang mendapat 2.165 suara.

“Apa wong klik yang lain kita udah bisa klik lagi,” kritik Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pamekasan, Abdul Aziz.

Berdasarkan penjelasan wartawan senior Jawa Timur, Riadi Ngasirin, produk Maduranet bukanlah produksi pers, tapi produksi medsos. Sebab, pengelolaannya tidak berdasarkan badan hukum, melainkan bersifat bebas dengan memanfaatkan kemudahan teknologi. Dengan begitu, tidak ada pertanggungjawaban di dalamnya.

Hal tersebut diperkuat lagi dengan kehadirannya yang menjelang pilkada. Selain tidak terdaftar di Google Adsense, Maduranet menghadirkan tulisan-tulisan yang didominasi informasi positif Kholilurrahman, sementara informasi positif Baddrut Tamam dan calon bupati lainnya tampak terabaikan. Maduranet kerap hadir sebagai ‘lipstik’ Kholilurrahman.

“Servernya saja kelihatan rapuh. Tidak heran pollingnya kena hack,” ungkap Agus Supriyadi selaku pemerhati media di Jawa Timur.

Reporter: Fathorrahman

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *