Menanti Desain Kostum Baru Karya Putri Presiden Madura United

MediaJatim.com – Kostum loreng merah putih yang digunakan selama dua tahun terakhir, dipastikan pensiun untuk musim kompetisi tahun 2018. Itu keputusan manajemen Madura United FC. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrap memastikan kostum tersebut bakal diganti dengan desain kostum baru yang akan digunakan selama musim depan.

“Desainnya sudah siap. Tinggal menunggu waktu perkenalannya dan juga nomor punggung pemain,” ungkap Sekretaris Corporate PT PBMB selaku perusahaan yang mengelola Madura United, Umar Wachdin.

Diterangkan, kostum baru Madura United FC memang terdapat perubahan dari kostum sebelumnya. Desainnya merupakan buah tangan putri Presiden Madura United FC Achsanul Qosasi (AQ), Mba Nisa, sebagaimana kostum lalu.  Ada beberapa makna filosofis yang ada dalam kostum lebih jelasnya nanti setelah diperkenalkan.

Selama dua musim, Madura United menggunakan design dan corak yang sama meski dalam dua musim tersebut terdapat perbedaan perusahaan yang menjadi sponsor appareal. Tahun 2016 lalu, Madura United menjalin kerjasama dengan MBB sebagai sponsor appareal, sementara pada tahun 2017, kostum yang digunakan adalah produk dari Mizuno.

Kompetisi musim depan, Madura United kembali akan menjalin kerjasama dengan MBB sebagai sponsor appareal. Kostum baru yang akan diperkenalkan tersebut, adalah kostum produk dari MBB dan versi suporter akan mulai dijual terbuka secara terbatas.

“Perkenalan kostum rencananya akan digelar saat ulang tahun Madura United, 10 Januari. Kalau misalnya ada sebaran design kostum Madura United, itu pasti tidak benar. Karena Manajemen Madura United masih belum mengeluarkan gambar maupun contoh kostum,” ulas Umar.

Ulang Tahun Madura United, dihitung dari selesainya proses akuisisi dari Pelita Bandung Raya, yang bertepatan dengan 10 Januari 2016. Tanggal tersebut, juga menjadi tanggal lahir Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi.

Kostum Madura United yang sudah digunakan selama dua musim terakhir, motif loreng juga sarat dengan angka 10. Masing-masing sisi motif loreng lebarnya 10 centi meter. Corak motif garis 10 centi meter tersebut, diakui Umar masih akan akan tetap ada.

Reporter: Hendra WCP

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *