Hampir 100 Kader Ansor Dungkek Resmi Dibaiat

MediaJatim.com, Sumenep – Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) merupakan salah satu tahapan dalam organisasi Gerakan Pemuda Ansor untuk mengukuhkan anggotanya secara sah. Seorang anggota tidak akan memiliki jenjang karir jabatan jika tidak mengikuti tahapan-tahapan pelatihan yang menjadi pakem dalam sebuah organisasi.

PAC GP Ansor Kecamatan Dungkek telah melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) selama dua hari satu malam tepatnya pada Sabtu-Ahad (09-10/2017).

Pelaksanaan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Sumenep, M. Muhri. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa peserta Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang dilaksanakan Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (PAC GP) Ansor terbanyak dari beberapa PKD yang telah dilakukan PAC lain.

Abd. Wasid, Sekretaris PC. GP Ansor Sumenep saat penutupan menyampaikan hal yang sama. Bahkan sekretaris yang juga dikenal sebagai da’i itu mengatakan PKD terbaik sepanjang pemerintahan M. Muhri adalah PKD yang dilaksanakan oleh PAC. GP Ansor saat ini.

“Ini terbaik, baik dari segi jumlah, kedisiplinan, kekompakan dan kerapian” tandasnya. Tidak hanya mereka berdua, para instruktur pun setiap masuk kelas dibuat terkagum-kagum melihat peserta yang menggunakan seragam yang diberikan panitia. Soal keaktifan dialog dalam forum sudah dipastikan selalu ada sharing pengetahuan, bahkan pada RTL beberapa kelompok yang menyarankan adanya diskusi ke aswajaan, filsafat dll.

Pelatihan yang mengusung tema “Mengokohkan Ideologi Kader dalam berbangsa dan Bernegara” mendapat sambutan yang luar biasa dari Pengurus Cabang GP. Ansor Sumenep. Mengingat era saat ini Ansor semakin menghadapi serangan yang bertubi-tubi dari berbagai arah dan sisi. Baik dalam ideologi, gerakan, amaliyah dan bahkan serangan-serangan mental.

Moh. Syarwini, Ketua PAC. GP Ansor Dungkek menyampaikan maksud dari tema ini adalah agar para kader yang ikut pelatihan tidak lagi goyah dari segi mental, keyakinan dan pemikiran, sehingga tetap dalam lingkaran ahlussunah waljamaah annahdiyah.

Reporter: Rasyidi

Redaktur: Sule Sulaiman