Gerakan Sedulur Ngaji Sesuai Nilai-nilai ke-NU-an

MediaJatim.com, Jember – Gerakan Sedulur Ngaji yang dilakukan oleh tim relawan pemenangan pasangan calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, yaitu Drs. H Saifullah Yusuf – Hj. Guntur Soekarno, S.I.P dinilai sebagai gerakan yang mencerminkan nilai-nilai ke-NU-an. Hal tersebut disampaikan oleh K.H Ahmad Dawam Wahid, pengurus MWCNU Kecamatan Wuluhan, Senin (19/03).

Menurutnya, gerakan Sedulur ngaji yang melibatkan kiai-kiai kampung merupakan tradisi Nahdliyyin, sebab di dalam kegiatan tersebut diisi dengan khotmil qur’an dan istighosah bersama.

“Kampanye yang bagus, ya ini (sedulur ngaji). Kiai-kiai kampung tak usah dilibatkan berkampanye. Cukup diminta bantuan doanya saja semoga Gus Ipul jadi gubernur,” tukasnya.

Fenomena pilgub jatim tahun ini menjadi sangat menarik. Hal ini dikarenakan kedua pasangan calon berasal dari kalangan Nahdliyyin. Semua mengklaim mengantongi suara para ulama di Jawa Timur.

“Tak usah saling klaim memiliki suara dan restu para ulama. Toh, mereka punya hak untuk memilih dan memiliki pilihan masing-masing. Kita berdoa saja. Siapa pun pemimpinnya, Jawa Timur tetap kabeh sedulur, kabeh makmur,” tukasnya.

Gerakan sedulur ngaji kecamatan Wuluhan dilaksanakan di aula MWC NU Wuluhan yang dihadiri oleh pengurus MWC NU dan beberapa kiai kampung. Gerakan sedulur ngaji adalah kegiatan tim pemangan Gus Ipul dan Mbak Puti di berbagai pelosok desa di Jawa Timur. Tujuannya untuk meminta restu dan doa bersama untuk pemenangan pasangan calon nomor urut 2 tersebut.

Reporter: Haris SP

Redaktur: Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *