Ansor Harus Lindungi Para Kiai dan NU

MediaJatim.com, Banyuwangi – Pemaparan ini dikemukaan Prof KH Said Aqil Siradj Ketua Umum Pengurus Besar Nahadlatul ‘Ulama (PBNU) saat hadir di Konferensi Cabang Nahdlatul ‘Ulama Banyuwangi Jawa Timur, yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Ibnu Sina, Dusun Jalen, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Sabtu (21/4).

Dalam tausiyahnya Ketum PBNU mengatakan, jika Ansor harus siap melindungi para kyai dan NU. Hal ini disebutnya, lantaran NU di Banyuwangi ketika diganggu, Ansor dan Banser hanya diam, tidak ada perlawanan.

“Ansor NU harus siap melindungi kiai. Jika oknumnya dikritik silahkan. Tapi, kalau NU nya diganggu jangan diam. Masak Bansernya diam saja, gak ngapa-ngapain. Harus dilawan. Kalau gak berani, sunat lagi. Saya tahu NU di Banyuwangi diganggu,” tegas Ketum PBNU, dalam momen tersebut.

Prof KH Said Aqil Siradj, diundang hadirkan diacara ini dalam rangka Nahadlatul ‘Ulama menggelar pemilihan ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi periode 2018 – 2023. Dihadiri Rois Syuriah dan Ketua Tanfidiyah dari 572 Ranting dan 25 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Banyuwangi.

Mereka hadir dalam acara itu, sedianya akan memilih 5 calon, diantaranya KH Ahmad Munib Syafa’at, KH Ali Makki Zaini, Guntur Al-Badri, H Ahmad Mushollin, dan KH Abdillah As’ad.

Reporter: Yudi Irawan

Redaktur: Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *