oleh

Dewan Syuro PKB Sumenep Antar Nur Faizin ke DPW PKB Jatim

MediaJatim.com, Sumenep – Panggung politik Jawa Timur sudah mulai tabuh gong, tanda dimulai. Perhelatan pemilihan Gubernur tinggal menghitung hari, dan tahun 2019 warga Jawa Timur akan dihadapkan dengan pemilihan legislatif.

Jiwa-jiwa muda kelihatannya akan banyak ikut andil dalam pemilihan legislatif nanti. Salah satunya adalah Nur Faizin. Alumnus magister UGM Yogyakarta tersebut mengembalikan formulir bacaleg ke DPW PKB Jawa Timur di Surabaya, Kamis (26/4). Pemuda yang juga jadi staf di Kemnaker itu bakal jadi calon legislatif di Dapil XIV Madura.

Jen, begitu dia akrab disapa, rupanya menarik banyak perhatian. Sampai KH. Fayadl As’ad turun gunung ikut mengantarkannya ke DPW. KH. Fayadl As’ad merupakan representasi sosok Kiai sepuh di Madura yang selama ini berkhidmat untuk NU dan PKB. Ketua Dewan Syuro PKB Kabupaten Sumenep ini merestui Jen dengan iringan doa.

Baca Juga:  Pendukung Hati Kawal Pengambilan Nomor Urut Cabup Probolinggo

Dukungan beliau untuk Nur Faizin tentu punya pertimbangan sendiri.
Maklum, sosok Nur Faizin yang mudah akrab, sopan, takdim pada Kiai, dan berwawasan luas adalah alasan kuat dukungan dari keluarga KH. Fayadl As’ad untuk merestui Jen mengabdi di NU melalui jalur politik.

Nyai Hj. Zainab Ali Hisyam yang ikut menyertai rombongan, menyampaikan harapannya agar Nur Faizin bisa mengharumkan Madura. “Harapan saya Jen bisa mewakili rakyat Madura secara keseluruhan dan membawa kepentingan perempuan Madura yang selama ini masih dianggap marjinal. Selain itu, Jen bisa mengakarkan NU dan PKB utamanya di kalangan milenial. Saatnya sesepuh di Madura mempercayakan kepentingan politiknya pada kalangan muda seperti Jen ini. Biar berjalan regenerasi,” ungkap Nyai Zainab.

Dimintai keterangan terkait perjuangan Kiai sepuh Jatim ini, Nur Faizin merasa terharu, “Walau kesehatan beliau kurang baik, tapi semangatnya sungguh luar biasa. Membuat kita yang muda-muda malu. Tak ada alasan bagi saya untuk tidak mengikuti jejak para Kiai seperti beliau. Saya sebagai santri sami’na wa atoqna pada beliau, pada sosok Kiai. Saya dididik orang tua untuk tunduk pada guru, pada Kiai. Apapun perintahnya kudu dijalankan. Santre Ngireng Keae. Mohon doanya, insya Allah kalimat sakti ini saya jadikan tagline pencalonan saya,” tegas Faizin.

Baca Juga:  Bawaslu Gelar Senam Awas Pemilu di Arek Lancor

Saat ini, Nur Faizin aktif di lingkungan NU sebagai Koordinator Wilayah Madura Densus 26 (Pendidikan Khusus Da’i Ahlussunnah wal Jamaah 1926) dan Pengurus Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor. Pendaftarannya sebagai caleg muda dari kalangan NU telah mendapat dukungan dari pelbagai pihak.

Reporter: Rasyidi

Redaktur: Sulaiman