Alasan RBT Berkomitmen Ciptakan 10.000 Wirausaha Baru

MediaJatim.com, Pamekasan – Pasangan bupati dan wakil bupati Pamekasan, Ra Baddrut Tamam-Raja’e gencar mensosialisasikan 17 program unggulan yang digagas untuk membangun Pamekasan yang berkeadilan dan merata, di berbagai momen yang dihadirinya. Termasuk saat bertemu dengan calon dan pengusaha muda Pamekasan, Kamis (10/05).

Di acara yang dihadiri kaum millenial itu, Ra Baddrut Tamam membeberkan alasan komitmennya dalam mengurangi penggangguran dengan menciptakan 10.000 wirausaha baru berbasis potensi desa. Program unggulan yang sempat viral pasca Debat publik Pilkada Pamekasan Jilid 2 itu dinilai mampu meningkatkan ekonomi masyarakat Pamekasan.

“Tinggal bagaimana kita mau berubah bisa melakukan hal yang belum banyak orang lakukan. Tidak lagi menjadi pemuda yang mencari pekerjaan, tapi mampu menciptakan pekerjaan,” ujar Ra Baddrut Tamam.

Maka dari itu, politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bertekad akan mendatangkan kelompok pengusaha-pengusaha hebat. Kemudian mengajak anak-anak muda berkumpul dan memberikan perspektif baru tentang usaha.

“Lalu kita latih mereka, bantu alat serta modalnya dan didampingi untuk menjadi kelompok pengusaha baru yang mandiri, kreatif dan inovatif. Saya berkeyakinan ini bisa terwujud. Karena Mas Azwar Anas Banyuwangi, Emil Dardak di Trenggalek dan wali kota Bandung mampu melakukan itu. Berbekal pengalaman yang sudah saya jalani selama ini, saya yakin di Pamekasan juga mampu,” papar RBT dengan raut muka optimis.

Tidak berhenti di situ saja, Ra Baddrut Tamam jika terpilih sebagai bupati Pamekasan, akan mendorong anak muda menjadi kelompok ekonom baru. Sebab mulai tahun ini para pemuda sudah mendapatkan bonus demografi. Apabila kemudian dibiarkan tidak ada anggaran, fasilitas, market dan pendampingan yang bagus dari pemerintah, nasib ekonomi Pamekasan tidak akan pernah meningkat.

“Sehingga pemerintah Pamekasan masa depan, bisa mendorong dan melatih mereka menjadi ekonom baru. Ayo coba kita bayangkan. Hampir semua yang dipakai anak muda Pamekasan tidak ada yang produksi di Pamekasan, hampir semua produksi Sidoarjo dan Gresik. Kalau urusan begitu saja kita hanya menjadi pasar, jangan berharap akan ada pertumbuhan baru di kabupaten Pamekasan,” tegasnya.

Di ujung pembicaraannya Ra Baddrut juga mengimbau para pemuda Pamekasan untuk menjadi generasi yang optimis dan mampu melakukan hal-hal baru.

Reporter: Sulaiman

Redaktur: Aryudi Abdul Razaq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *