Puskesmas Kadur Ajak Masyarakat Bersinergi Lawan Difteri

MediaJatim.com, Pamekasan – Penyakit Difteri masih tetap menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah setempat. Pemerintah melalui Dinas Kesehatan terus melakukan pencegahan dan penanganan bahaya difteri, agar supaya penyakit mematikan ini tidak merajalela merenggut nyawa masyarakat.

Terbaru, ditemukan penderita difteri, Nurhasanah (45), warga dusun Lekoh Timur, desa Bangkes, kecamatan Kadur. Berdasarkan dari penemuan tersebut, Puskesmas Kadur terus gencar melakukan pencegahan. Untuk itu, kepala Puskesmas Kadur Sri Wahyuni mengajak masyarakat untuk bersinergi melawan difteri sehingga tidak ada tambahan korban baru.

“Masih tinggal 2 putaran lagi kegiatan ORI. Maka dari itu kami mengajak kepada semua elemen masyarakat bersama melawan penyakit mematikan ini (difteri.red),” ajak Sri Wahyuni saat memberikan sambutan di kegiatan Sosialisasi Outbreak Response Immunization (ORI), Rabu (04/07).

Sri Wahyuni juga berharap kasus yang terjadi di pelaksanaan imunisasi difteri di putaran pertama bulan Maret lalu dikubur dalam-dalam. Mari kita sadarkan masyarakat bahwa penyakit difteri ini benar-benar ada dan patut untuk diwaspadai penularannya.

“Jangan sampai ada korban lagi, penyakit difteri ini sangat menular. Mari samakan persepsi untuk mencegah penyakit ini. Tapi untuk pelaksanaan ORI putaran selanjutnya ini tidak akan ada pemaksaan,” harapnya.

Berdasarkan data yang disampaikan Dinas Kesehatan Republik Indonesia, sejak tahun 2005 pasean difteri terbanyak di Indonesia ada di Jawa Timur dengan daerah utama Madura dan Tapal kuda.

“Di tahun lalu, sebanyak 4 kasus difteri ada di Pamekasan. Tahun 2018 yang masih berjalan 6 bulan malah semakin meningkat, hingga mencapai 12 kasus. Termasuk terjadi di Blumbungan, Pakong dan Kadur,” ungkap sekretaris Dinas Kesehatan Pamekasan, Ali Maksum.

“Mudah-mudahan dengan adanya pelaksanaan ORI yang akan dilakukan tiga putaran ini, Pamekasan menjadi kabupaten yang bebas difteri,” pungkasnya.

Pelaksanaan kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) putaran kedua akan dilaksanakan di bulan Juli – Agustus 2018 dan putaran ketiga di bulan November – Desember 2018.

Reporter: Sulaiman

Redaktur: Aryudi A Razaq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *