Ini Bukti Irma Lumiga Berdayakan Perempuan Banyuwangi

MediaJatim.com, Banyuwangi – Sesuai programnya, Irma Lumiga desainer ternama asli kelahiran Bumi Blambangan memberikan pelatihan membatik ke kaum hawa Dusun Krajan Desa Tamansuruh Kecamatan Glagah, Sabtu (14/7).

Sekitar 50 ibu rumah tangga di desa wisata tersebut diajarkan langsung cara membatik yang berkualitas. Jenis batik yang menjadi prioritas dalam pemberdayaan perempuan ini, adalah batik tulis. Karena selain memilki tingkat kesulitan, batik tulis sudah dikenal dan disukai warga lokal maupun internasional.

Langkahnya, para kaum ibu dalam pelatihan itu menggambar motive batik di kain putih yang digunakan untuk membatik. Jika sudah selesai, kain yang sudah digambar itu mulai dilukis dengan caiaran malam (lilin) yang sudah dipanaskan dengan kompor elektrik.

Usai itu, proses pewarnaan kain batik mulai dilakukan. Kemudian, dilakukan proses pencucian dan pengeringan. Jika langkah – langkah itu sudah dilalui, kain batik tulis bisa dijadikan desain baju batik, atau siap dipasarkan.

Irma Lumiga, saat memberikan materi cara membatik dikegiatan tersebut.

“Lumayan sulit tapi asik. Saya ingin bisa cara membatik hingga memproduksinya,” ujar Nurul Qoyimah (31) salah satu peserta batik yang sangat antusias mengikuti jalannya pelatihan.

Ke sejumlah media Irma Lumiga mengatakan, pelatihan ini akan terus mendapat pendampingan dari timnya, hingga peserta benar – benar lihai membatik. Peralatan dan bahan, dibantu dan dipersiapkan untuk mempercepat pemberadayaan tersebut.

“Untuk pemasarannya tak perlu cemas. Karena batik sudah mendunia,” jelasnya.

Dia menambahkan, pelatihan ini dilakukannya untuk memberdayakan perempuan supaya lebih trampil dan berpenghasilan, dalam membantu perekonomian keluarga melalui Usaha Kerajinan Masyarakat (UKM).

“Selain batik, banyak kegiatan pelatihan UKM lain seperti menjahit dan produksi jajanan ringan, sudah kita lakukan. Dan kegiatan ini sudah berjalan di Banyuwangi. Semoga program kami dapat diterima masyarakat dan bermanfaat,” pungkas Irma.

 

Reporter : Yudi Irawan

Redaktur : Sulaiman