oleh

Selamat Dari Maut, Lurah Penataban Jadi Korban Percobaan Pembunuhan

MediaJatim.com, Banyuwangi – Kasus percobaan pembunuhan terjadi di Sektor Bangorejo. Wilujeng Esti Utami, Lurah Penataban Banyuwangi Jawa Timur menjadi korban dalam kasus tersebut.

Korban selamat dari maut, usai dirinya berpura – pura mati tidak bernafas dan dibuang oleh terduga pelaku di sungai Sere, Dusun Sendangrejo Rt 02 Rw 02 Desa Kebondalem, dalam kondisi kaki tangannya terikat, Selasa (31/7) malam sekitar Pukul 21.00 WIB.

Selama satu jam, korban berusaha mengapung di sungai tersebut sembari bertetiak meminta tolong. Beruntung teriakan korban terdengar warga yang tinggal di sekitaran sungai.

Sontak saja, wargapun segera menolong korban yang masih mengenakan pakaian kebaya warna hitam khas Banyuwangi itu, dan melarikannya ke Puskesmas Kebondalem untuk mendapatkan perawatan medis, karena terluka di bagian kepala.

Sesuai keterangan korban yang sudah sadar, kronologi kasus ini menurut Kapolsek Bangorejo AKP Watiyo bermula di kantor kelurahan Penataban, Selasa (31/7) siang Pukul 12.00 WIB. Korban mengaku dihubungi pelaku dengan dalih akan dipertemukan dengan seseorang bernama Gus Makki.

Siang itu korban mengiyakan, kemudian dijemput terduga pelaku menuju Dusun Blokagung Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari, menggunakan mobil. Saat itu korban membawa Hp dan uang tunai Rp. 60 juta.

Korban mulai curiga karena mobil yang dikendarai korban dan pelaku tidak langsung menuju Blokagung. Malahan mobil tersebut sebelum menuju Blokagung, menuju arah Genteng dan Muncar. Korban dianiaya di dalam mobil hingga terluka ketika mobil itu melaju ke jalan dekat Sungai Sere, Selasa (31/7) malam.

“Barang bukti yang dapat kami sita berupa keresek (plastik) warna hitam, untuk tali kaki dan tangan. Korban selamat, sudah berada di kediamannya, usai mendapat perawatan medis,” terang AKP Watiyo, ke sejumlah media, Rabu (1/8).

Foto : Korban mendapat perawatan medis Puskesmas Kebondalem.

Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman menerangkan, pelaku berhasil diamankan selang dua jam setelah kejadian. Identitas pelaku berinisial AS yang dulunya seorang oknum LSM.

Korban dianiaya pelaku menggunakan palu kecil, serta ditakut – takuti menggunakan pistol mainan. Kemudian korban dibuang ke sungai dalam keadaan kepala terbungkus tas plastik, kaki tangannya diikat tali oleh pelaku.

” Hp dan uang korban raib di bawa pelaku. Korban selamat, karena bisa bertahan di aliran sungai. Kemudia korban diselamatkan warga bersama anggota Polsek Bangorejo. Pelaku berhasil diringkus dua jam setelah kejadian, usai petugas mendapat keterangan dari korban,” jelas Kapolres Banyuwangi, Rabu (1/8).

Dari hasil penyelidikan petugas berhasil mengamankan barang bukti Hp, uang tunai Rp. 60 juta, tali pengikat, mobil Hyundai warna silver dan tas rangsel. Dari perbuatannya, pelaku dikenai Pasal 365 KUHP, ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

“Sementara, pelaku ditetapkan 1 orang. Kasus masih dalam pengembangan untuk mencari pelaku lain yang diduga terlibat,” tegas Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman.

 

Reporter : Yudi Irawan

Redaktur : Sulaiman