Achsanul Qosasi: Saya Kembali Tanpa Dendam

MediaJatim.com, Pamekasan – Sebuah akun facebook Hendra Widodo Cahyono Putra memosting kenangan 4 tahun silam, Jumat (5/9). Yaitu, saat Madura United FC masih bernama Persepam Madura United dan terpental dari ISL (Liga 1).

“Belum terbayang dengan kenyataan ini. Terima kasih Bapak Achsanul Qosasi. Terima kasih pemain Persepam Madura United,” ujar Hendra.

Postingan ulang tersebut rupanya mendapat atensi dari Achsanul Qosasi (AQ). Presiden Madura United FC ini merespon dengan tegas, tanpa mengenyampingkan karakter kesantunannya.

“Aduuh… Kejadian tak terlupakan,” ujar AQ.

Kesedihan saat itu, tambah AQ, semakin lengkap karena setelahnya muncul cacian dan makian yang mengusir saya untuk pergi dari Pamekasan: “Persepam MU milik orang Pamekasan”.

“Wajah-wajahnya saya masih ingat. SMSnya masih saya simpan. Saat ini orang-orang itu masih ada di Pamekasan,” ungkap pria yang berjasa dan hobi mengibarkan Madura dalam skala internasional itu.

Menurut AQ, hidup tidak boleh arogan, tidak boleh merasa paling hebat. Karena sikap itu tidak disukai Tuhan.

“Dan saya kembali ke Pamekasan tanpa dendam,” tegasnya.

Reporter: Sulaiman

Redaktur: Aryudi AR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *