Ra Baddrut: Kita Sudah Rancang Beasiswa untuk Santri

MediaJatim.com, Pamekasan – Halaman Pendopo Ronggosukowati disesaki ribuan nahdliyin, Sabtu (27/10) malam. Mereka sedang memperingati Hari Santri 2018.

Acara tersebut dihadiri Budayawan KH D Zawawi Imron, jajaran syuriyah dan tanfidziyah PCNU Pamekasan, Bupati beserta pejabat Pemkab Pamekasan, muslimat, lembaga dan lajnah, serta badan otonom (banom) NU se-Kabupaten Pamekasan.

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan Ra Baddrut Tamam menegaskan, santri yang berjuang merebut republik dari penjajahan, harus diteladani. Spirit keikhlasan dan pengabdiannya, terang Ra Baddrut, mesti tertancap di hati dan pikiran kita.

“Saya jadi bupati karena jadi santri. Nilai kesantrian insya Allah saya akan jadikan ruh dalam kepemimpinan lima tahun ke depan. Ini demi Pamekasan hebat,” urai Ra Baddrut yang merupakan alumnus pesantrem Bata-Bata Kabupaten Pamekasan.

Menuju Pamekasan hebat, ujarnya, tentu perlu dukungan dan kebersamaan nahdliyin. Tanpa kebersamaan, Pamekasan hebat sulit dilaksanakan.

“Berkat doa alim ulama, berkat doa bersama, Pamekasan bisa makmur, pertanian dan sektor infrastrukturnya bisa berkemajuan. Bisa bersaing dengan kabupaten lainnya,” urai Ra Baddrut.

Islam yang mengajak, bukan yang mengejek juga diketengahkan dalam sambutan Ra Baddrut. Pihaknya juga menjanjikan beasiswa santri.

“Kita juga merancang beasiswa untuk hafidz dan hafidzah di tingkat desa. Khususnya mereka yang berstatus santri. Dalam sentra pembangunan yang kian berkembang, kami yakin santri bisa bersaing,” tukasnya.

Reporter: Imam Syafi’i

Redaktur: Aryudi AR