IAIN Madura dan MTsN 3 Pamekasan Bersinergi Kembangkan Literasi Arab

MediaJatim.com, Pamekasan – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura mengadakan pengabdian kepada masyarakat di MTsN 3 Pamekasan Sumber Bungur, Pakong, Kabupaten Pamekasan, Kamis (29/11/2018). Keduanya bersinergi dalam mengembangkan literasi Arab.

Terdapat tiga pemateri yang mengisi kegiatan tersebut, yaitu Hairul Anam (Direktur Harian Pagi Kabar Madura), Achmad Muhlis (Dosen IAIN), dan Mohammad Holis (Kepala MTsN 3 Pamekasan). Ketiganya menjelaskan tentang penulisan opini dan berita di media, literasi Arab, dan klinik edukasi yang disimak secara khidmat oleh pengurus OSIS dan siswa-siswi setempat.

“Ini dalam rangka membantu MTsN 3 Pamekasan mengembangkan literasi Arab yang dimulai dengan penulisan opini dan berita di media. Di samping itu, di sini sudah ada klinik edukasi yang mengarah pada literasi,” terang Achmad Muhlis yang juga penanggung jawab kegiatan.

Dalam kesempatan itu, Mohammad Holis menjelaskan, klinik edukasi merupakan program untuk tenaga pendidik, baik di internal MTsN 3 Pamekasan Sumber Bungur maupun guru di luar Sumber Bungur.

“Atau orang yang studi banding di sini. Kita diskusi dan sharing tentang bagaimana konsep literasi di madrasah ini. Paling tidak mereka punya wawasan tentang apa yang dikembangkan di madrasah ini. Klinik edukasi merupakan bagian kecil dari program madrasah edukotourism (edukasi, ekologi, tourisme),” ungkap Holis.

Menurut Holis, al-‘aqlus salim fil jismis salim menjadi filosofi dari klinik edukasi. Para guru, murid, dan stakeholders MTsN 3 Pamekasan bersemangat dalam menjaga lingkungan hidup, utamanya dalam menanam pepohonan demi ketersediaan oksigen.

“Kita menaruh hadis besar di beberapa titik tentang lingkungan hidup. Baik yang berbuah maupun tidak, penanaman pohon tergolong shadaqah, yakni memproduksi oksigen. Ketika oksigen cukup, insya Allah kita sehat. Ketika badan sudah sehat, selanjutnya dikembangkan ke program,” ungkap Holis.

Sementara itu, Muhlis menambahkan bahwa lembaga pendidikan MTsN 3 Pamekasan punya basis pendidikan yang kuat dan peduli lingkungan. Kepada guru ditekankan ruhul jihad wad-dakwah.

“Berpikir tentang madrasah, mendukung program madrasah, mengayoni anak didik, dan sejenisnya adalah ibadah. Ibadah tidak sebatas ke masjid, tapi memajukan lembaga juga tergolong ibadah yang sangat besar nilai pahalanya. Itu yang ditanamkan MTsN 3 Pamekasan kepada para guru dan mereka menghayatinya,” tukas Muchlis.

Reporter: A6

Redaktur: Sulaiman