Lukman Luruskan Pelintiran Isu Transaksi Rekrutmen CPNS di Pamekasan

MediaJatim.com, Pamekasan – Salah satu media online lokal tampak memelintir penjelasan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan, Lukman Hedi Mahdia, Senin (3/12). Itu terkait isu jual beli rekrutmen CPNS setempat.

Dalam pemberitaan itu, permyataan Lukman Hedi dipelintir menyerukan tangkap dan polisikan Bupati Baddrut Tamam dan Wakil Bupati Raja’e, jika terbukti transaksi kursi Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang tengah mengikuti seleksi.

Lukman sangat menyayangkan dengan informasi hoaks tersebut. Menurutnya, itu tidak sesuai dengan pernyataan dirinya saat ditanya isu transaksi rekrutmen CPNS di Kabupaten Pamekasan.

“Saya ditanya oleh wartawan yang menyatakan ada isu jual beli rekrutmen CPNS. Saya jawab tangkap saja dan laporkan ke kepolisian. Kemudian tanya lagi, termasuk bupati dan wakil ya, Pak? Saya jawab ya. Ternyata jadi judul berita. Parahnya, nyebut nama lagi,” sesal Lukman.

Baginya, itu fitnah. Sebab, pemerintah daerah tidak mempunyai wewenang dalam proses seleksi CPNS. Hal itu sudah menjadi kewenangan pemerintah pusat dalam menentukan siapa yang akan lolos menjadi PNS.

“Kalau terkait CPNS, pejabat Pemkab baik bupati dan wakil bupati tidak mempunyai kewenangan. Sebab, proses seleksi CPNS adalah kewenangan pusat pemerintah,” jelasnya.

Ia pun menambahkan, proses pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018, menggunakan sistem computer assisted test (CAT), baik untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) maupun Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

“Apalagi seleksinya menggunakan CAT yang begitu transparan dan langsung keluar nilai tesnya,” tambah Lukman.

Lebih lanjut, ia merasa tidak enak hati terhadap Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan dengan adanya pemberitaan yang dipelintirkan seperti itu.

“Saya juga gak enak sama Bapak Bupati dan Wakil Bupati. Bagaimana pun mereka atasan saya,” pungkasnya.

Reporter: Sulaiman

Redaktur: A6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *