oleh

Bambang Hariadi: Pemkab Jember Mestinya Manfaatkan Puslitkoka

MediaJatim.com, Jember-Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Hariadi memberikan apresiasi kepada Kantor Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia.

Menurutnya, lembaga penelitian yang berpusat di Jember, Jawa Timur itu tidak hanya berhasil sebagai pusat penelitian kopi dan kakao tapi juga menghasilkan puluhan produk hilir yang cukup membanggakan.

“Puslitkoka ini cukup baik, dan masih berpotensi untuk berkembang,” ujarnya di sela-sela kunjungannya ke Kantor Puslitkoka di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Jember, Rabu (6/2).

Menurut politisi Partai Gerindra itu, keberadaan lembaga penelitian tersebut semestinya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Jember untuk menjalin kerjasama guna menggerakkan ekonomi rakyat. Kerjasama tersebut bisa berupa pelatihan untuk membuat minuman coklat, kopi dan sebagainya.

“Di Jember itu ada sekitar 248 desa dan kelurahan, coba kalau setiap desa dan kelurahan, satu saja pemudanya bisa membuka warung kopi dengan rasa khasnya, itu sudah luar biasa,” tukas pria kelahiran Jember, 20 Agusutus 1979 itu.

Dalam kunjungan kerjanya, Bambang dan pimpinan Komisi VII DPR RI, selain beraudensi dengan para pimpinan Puslitkoka Indonesia, juga mengunjungi gudang/pabrik pembuatan aneka mesin penggilingan dan sangrai kopi.

Kantor Puslitkoka di Desa Nogosari itu, cukup fenomenal. Dengan SDM yang memadai dan didukung luas lahan sekitar 160 hektar, Puslitkoka tumbuh sebagai lembaga penelitian kopi dan kakao yang bonafid.

Rasa khas kopi dan kakao Jember telah menasional, bahkan terkenal di di manca negara. Semua itu tak lepas dari kerja keras Puslitkoka yang berhasil melakukan penelitin dan pengembangan kopi dan kakao secara nasional untuk mendapatkan varietas unggul.

Tidak hanya itu, Puslitkoka juga menyediakan data dan informasi yang berhubungan dengan kopi dan kakao. Bahkan sejak 5 tahun terakhir, Puslitkoka telah menghasilkan lebih dari 4 juta bibit kopi dan kakao.

Selain itu, Puslitkoka juga telah menghasilkan puluhan produk hilir kopi dan cokelat. Menurut salah seorang, karyawan Puslitkoka, Ninik Purwaningsih, Puslitkoka telah memproduksi 13 jenis minuman cokelat, 41 jenis makanan cokelat, 15 jenis roti kering, 31 jenis minuman kopi, 9 jenis kopi luwak, dan 5 jenis produk sabun.

Reporter: Aryudi

Editor: A6

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *