oleh

Minim Perhatian Pemerintah, Warga Kertagena Tengah Patungan Perbaiki Jalan

MediaJatim.com, Pamekasan – Persoalan jalan rusak di Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan seolah-olah tidak pernah tuntas dan menemukan titik terang.

Hal tersebut disadari betul oleh pemuda dan warga setempat yang sudah lelah dan jengkel menanti respon cepat dari pemerintah desa. Puncaknya, Selasa siang (11/06/2019), sekitar 50 warga melakukan perbaikan jalan dengan sistem gotong royong.

Mereka memperbaiki salah satu jalan desa tepatnya di Dusun Tangkel, Kertagena Tengah yang dibiarkan dalam kondisi parah dengan menggunakan bahan seadanya hasil dari sumbangan dari warga setempat.

Menurut Saifuri Madani, selaku koordinator Gerakan Peduli Jalan itu mengatakan, jalan rusak itu tidak bisa biarkan lama-lama karena akan semakin parah dan bisa memakan korban.

“Ini hasil dari sumbangan masyarakat, warga dan pemuda bergotong royong memperbaiki jalan. Bantuan yang mengalir, berupa bahan material seperti semen dan pasir hasil patungan warga dan pemuda desa. Sebab jalan ini sudah terlalu parah rusaknya,” ungkapnya.

“Pemerintah hanya berjanji saja untuk memperbaiki jalan, tapi tidak terealisasi,” tambah Syaifuri.

Sementara salah satu warga dusun Tangkel, Ach Zaini membenarkan bahwa keadaan jalan desa, utama yang berada di daerah Kertagena Tengah Timur sangat parah dan minim perhatian pemerintah setempat.

“Saya betul-betul heran mengenai kinerja pemerintah, baik tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. Walaupun beberapa tahun lalu jalan ini sempat di tambal sulam, Namun tak lama kemudian jalannya rusak lagi. Ini jelas karena material yang digunakan tidak sesuai dengan standart yang ada,” ujarnya.

Kesadaran masyarakat setempat dalam memperbaiki jalan ini mendapatkan apresiasi dari pengguna jalan, Muhammad Faizi. Menurutnya, pengguna jalan senang sekali dengan adanya perbaikan jalan yang dilakukan warga dan pemuda secara kompak.

“Kurang lebih sudah 4 tahun ini, jalan tersebut berlubang dan berkerikil, hingga banyak warga yang melintas kecelakaan. Dengan adanya inisiatif warga dan pemuda desa ini semoga bisa mengurangi keluh kesal masyarakat sekitar,” kata Muhammad Faiz.

Meski demikian, warga tetap berharap perbaikan jalan dari pemerintah tetap segera direalisasikan. Karena di desa kertagena tengah tersebut masih banyak titik-titik yang perlu dilakukan perbaikan secepat mungkin.

“Kami tidak ingin termarginalkan, semoga perbaikan jalan dari pemerintah dapat terealisasi secara merata,” tukasnya.

Untuk diketahui, jalan yang menghubungkan Desa Kertagena Tengah dengan Desa Larangan Perreng, Sumenep itu, sementara ditutup hingga proses perbaikan selesai.

Reporter: Liman

Redaktur: Zul

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *