oleh

Dibilang Buzzer Merugikan, Tim Buzzer Jokowi Sakit Hati

MediaJatim.com, Surabaya – Tim Cyber dan Buzzer Jokowi mengaku sakit hati dengan beredarnya pemberitaan media ternama dan pernyataan seorang menteri yang mengatakan Buzzer Jokowi tidak diperlukan lagi dan merugikan.

Eddy Tarmidi Widjaja selaku Komandan Buzzer TKD Jokowi – Amin Jawa Timur sekaligus Buzzer DPP PDI Perjuangan Pusat merasa sakit hati diberitakan sedemikian rupa. Ia menegaskan pihaknya berjuang memenangkan pertarungan di dunia maya dengan sekuat tenaga dan tetap menjaga kedamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Kemenangan Jokowi – Amin tanpa pamrih.

“Kami bergerak secara ikhlas untuk kemenangan Jokowi, tapi kenapa sekarang malah dibilang merugikan?. Kami sangat sakit hati, apalagi orang pemerintahan yang bilang demikian,” tegas Eddy Tarmidi, Selasa (8/10/2019).

Baca Juga:  Presiden Jokowi Jenguk B.J. Habibie yang Dirawat di RSPAD

Bahkan menurut pria yang saat ini menjadi salah satu kandidat Pilwali Surabaya 2020 ini mengatakan sudah berjuang untuk Jokowi semenjak akan maju di kontestasi Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012 lalu .

“Terbukti, pertarungan udara dimenangkan Buzzer Jokowi – Ahok melawan raksasa saat itu didukung banyak partai,” imbuh Eddy.

Ia juga bercerita perjalanan pahit menjadi Buzzer yang harus berjibaku dengan para hacker bayaran pihak lawan hingga tengah malam. Sebab, mereka berusaha merebut akun-akun yang dipegangnya.

“Pengalaman yang sangat berharga dan saya ikhlas demi Jokowi dan NKRI, meski harus berjibaku dengan para hacker sampai tengah malam,” katanya.

Baca Juga:  Hari Batik Nasional 2019, Presiden Jokowi: Jadikan Batik Duta Budaya Indonesia

Eddy berharap jika memang benar ada menteri yang berstatemen Buzzer Jokowi merugikan untuk segera meminta maaf secara terbuka di media secara gentelmen. Dan ia juga menyebutkan Buzzer Loyalis Jokowi adalah bagian dari kontrol terhadap pemerintahan Jokowi yang tidak bisa dibeli dan diatur-atur pihak mana pun.

Reporter: Zul

Redaktur: Sulaiman