oleh

Kandidat Cawalkot Surabaya Makin Bertambah, Ini Tanggapan Firman

MediaJatim.com, Surabaya – Pilkada Surabaya semakin meriah saja. Sebab hampir tiap hari muncul kandidat calon wali kota baru versi media sosial maupun media online.

Sebagai salah satu Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Firman Syah Ali angkat bicara. Menurutnya, nama-nama yang baru muncul itu merupakan putra-putra terbaik bangsa ini. Mereka tentu memiliki potensi yang bagus dan ingin memajukan kota Surabaya.

“Visi dan Misi yang ditawarkan kepada masyarakat dan kepada partai politik merupakan cerminan niat baik dari mereka untuk masyarakat Surabaya. Saya santai saja, mari kita bersaing secara sehat,” kata pria yaang biasa dipanggil Cak Firman itu, Selasa (19/11/2019).

Cak Firman salut, sebab cara sosialisasinya santun, tidak saling melukai sebagaimana di daerah lain. Suasana guyub rukun terlihat dari seringnya para Bacawali bertemu, ngopi santai tanpa beban.

“Yang begini ini hanya ada di Surabaya, sebuah ciri khas,” ucapnya.

Selanjutnya Cak Firman mengulas beberapa kandidat, Gus Ali Azhara itu tokoh muda NU yang aktif sebagai pengusaha properti. Ia rasa Gus Ali mampu memimpin Surabaya, entah sebagai Walikota atau Wakil Walikota.

Baca Juga:  Firman Bakal Cawali Surabaya Disurati KPK

Sementara, Dwi Astutik merupakan tokoh Muslimat NU yang cerdas serta punya loyalis yang solid. Dia juga asli Surabaya. Selain itu ada juga Ning Lia Isthifama, tokoh muda NU yang luar biasa, memiliki modal genetik sebagai putera KH Masykur Hasyim dan keponakan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Cak Firman mengira dia memiliki sinergisitas yang bagus dengan Pemprov Jawa Timur.

“Ning Lia tidak akan menjadi kerikil di dalam sepatu Gubernur, namanya juga keponakannya,” tambahnya.

“Kalau Cak Nawardi itu ahli lobi yang hebat, dia terkenal dengan operasi senyapnya. Tidak banyak masuk media tahu-tahu muncul di rilis lembaga survey, ini senior yang hebat, bisa kita andalkan juga. Dia juga Timses Mbak Khofifah dalam Pilgub kemarin. Dan, Kyai Muhibbin Zuhri juga layak, karena posisi beliau adalah Ketua PCNU Surabaya, punya mesin sosial yang jelas di kalangan NU, orangnya juga santun”, lanjut Firman Syah Ali.

Baca Juga:  Bangun Deso Noto Kuto Bersama Sahabat Sugirah

Mantan Disnakertrans RI Hanif Dhakiri juga dinilai sangat bagus jika benar-benar serius mau tandang gelanggang ke Surabaya. Dia telah menunjukkan kinerja yang hebat dan luar biasa selama menjadi Menteri.

“Ada lagi, Cak Sholeh itu juga mantap, pengacara hebat yang telah puluhan tahun mengadvokasi masyarakat surabaya, bisa kita banggakan dan andalkan,” paparnya.

Cak Firman mengaku punya hubungan sangat baik dengan para Bacawali Surabaya, dan bukan menganggap mereka sebagai lawan politik.

“Mereka semua adalah mitra-mitra terbaik saya dalam perlombaan ini, yaitu perlombaan kebaikan, fastabiqul khairat, kita sama-sama berjuang maksimal, biar nanti Tuhan yang tentukan hasilnya, siapa yang memang dan siapa yang kalah” tandas Firman.

Bendahara Umum IKA PMII Jawa Timur ini telah menyerahkan formulir pendaftaran sebagai Calon Walikota Surabaya di tiga partai politik, yakni Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Nasional Demokrasi (NasDem) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Reporter: Zul

Redaktur: Sulaiman