oleh

Ini Pesan Kapolresta Banyuwangi Saat Berdialog Dengan Warga Tolak Tambang

Mediajatim.com, Banyuwangi – Pasca aksi penghadangan pekerja dan peneliti perusahaan tambang emas di Bukit Salakan Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kapolresta Banyuwangi sambangi warga tolak tambang.

Dalam agenda tersebut, Kapolresta Banyuwangi berbincang dengan warga di tenda pos aksi, mendengar langsung aspirasi warga, Senin (13/01/2020).

“Keinginan warga hanya satu, Bukit Salakan tidak ditambang,” kata Vivin Agustin Kepala Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran, mewakili warga dalam dialog tersebut.

Dia menambhakan, pemerintahan di bawah tidak bisa mengambil wewenang lebih soal tambang. Melalui dialog ini pihaknya berharap, aspirasi warga bisa tersampaikan ke Bupati Banyuwangi dan Gubernur Jawa Timur.

Baca Juga:  Pencungkilan Mata di Film G 30/S PKI, Ini Respon Zawawi Imron

Menanggapi hal itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Arman Asmara Syaifudin SIK, bersedia menampung aspirasi warga dan berencana akan menyampaikan ke pihak terkait.

“Kami tampung dan akan kami sampaikan,” paparnya.

Dalam dialog tersebut pihaknya berpesan kepada warga setempat agar tak terprovokasi oleh pihak ke tiga soal aksi penghadangan di Bukit Salakan.

“Jangan terprovokasi, jangan bertindak kriminal,” pungkas Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syaifudin SIK, didampingi Forpimka Kecamatan Pesanggaran, DLH dan BPBD Banyuwangi.

Reporter : Yudi Irawan

Redaktur : Sulaiman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *