Dalam diri manusia, ada bara bernyala merah. Tersulut mudah, dipadamkan susah. Ia berawal dari hati gelisah. Lalu resah muncullah polah. Itulah api

Oleh: M. Faizi Dulu, ada seorang datang memohon, meminjam sepotong belas kasihan. Maka aku bilang, “Terimalah. Kalau kau sudah mampu, kembalilah.” Ia