Hadapi PPSM, Sape Kerrab Jangan Jemawa

MEDIAJATIM.COM, Magelang – Di atas kertas, Madura United jelas diunggulkan saat bentrok tim level Liga 2 sekelas PPSM Sakti Magelang. Namun di atas lapangan hijau, hukum bahwa bola itu bundar masih berlaku. Hasil sebuah pertandingan harus ditentukan hingga pluit panjang melengking.

Begitulah gambaran laga lanjutan Magelang Cup 2017. Dimana pada partai kedua yang kick-off 18.30 wib, akan mempertemukan tuan rumah PPSM Sakti Magelang melawan Madura United. Partai ini akan dilangsungkan di Stadion dr H Moch. Soebroto Magelang.

Sebelumnya, pada partai pertama yang kick-off 15.30 wib, Persipur Purwodadi-Jawa Tengah, bertemu Mojokerto Putra-Jawa Timur.

Hasil dua laga itulah yang akan menentukan posisi empat tim dalam klasemen akhir. Dimana panitia akan menggelar pertandingan final, 5 April nanti. Yakni, urutan satu dan dua memperebutkan juara I dan II. Sedang urutan tiga dan empat memperebutkan gelar hiburan sebagai juara III dan IV.

Baca Juga:  Komitmen Netral, Ponpes Bata-Bata Kawal Pilkada Sejuk

Pada partai pamungkas babak penyisihan turnamen yang diikuti empat tim tersebut, Laskar Sape Kerrab-julukan Madura United, juga harus tampil serius. Sebab di tengah trend positif usai melakoni sejumlah pertandingan dalam Tour Jateng – DIY, akan kurang apik jika ternodai oleh sebuah kekalahan. Di mana anak asuh Gomes de Olivera ini membukukan rekor lima kemenangan beruntun dengan tak sekalipun gawangnya kebobolan alias clean sheet.

“Intinya, Madura United jangan sampai jemawa atau meremehkan lawan. Sekalipun itu hanya PPSM Sakti Magelang,” ujar Bambang Priyanto, Ketua Komunitas Taretan Dhibi’.

Baca Juga:  Madura United Kontrak Eks Pemain Muda Madura FC

Diakui Be Pe-sapannya, tuan rumah yang tengah berburu poin maksimal pastinya akan tampil menggila. “Suporter PPSM pasti akan membanjiri tribun.”

Apalagi warga Magelang tengah kini dilanda euphoria pertandingan malam. Sebab even Magelang Cup ini sekaligus uji coba system penerangan stadionnya yang baru terpasang. Meski saat ini baru berdiri dua tiang, alias masih belum memenuhi standar kelayakan sebagaimana yang ditentukan PSSI. [Arengga A.K.]

WhatsApp chat