Hidup Otentik

Hidup otentik adalah kecukupan, kesenangan, dan kesederhanaan. ~ Diogenes Laertius.

Pertama subjektif. Jika Laertius hanya memiliki satu cangkir, adakah kita perlu mempunyai sebuah buku saja? Eh, perbandingan mesti sama-sama “apel” ya?

Kedua pun demikian. Saya menikmati lagu dari radio. Ekstase naik jika nyanyian yg diputar menyeronokkan. Misalnya “Patahnya Sayap Malam” oleh Massa. Diogenes merayau-rayau lalu berkencing seenaknya. Sejauh ini, saya tidak tahu nyanyian kesukaan filsuf ini. Anda tahu?

Ketiga lemari buku itu bukan hanya tempat memajang bahan bacaan. Rak sederhana membuat penghuni lebih dekat dgn kitab. Laertius hanya tinggal di satu pasu besar dan merasa nyaman di situ. Kenyamanan adalah kunci dalam menikmati “benda” dgn merujuk pada nomor 1 dan 3. (Ahmad Sahidah)

Baca Juga:  Saat Nabi Perintahkan Bakar Masjid
WhatsApp chat