Dikmas Lantas Polres Pamekasan Goes to School

MEDIAJATIM.COM, Pamekasan-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pamekasan melalui Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) melakukan sosialiasi etika, sopan santun dan tertib berlalu lintas.

Bentuk kepedulian dan peningkatan pelayanan Polres Pamekasan terhadap masyarakat ini, dilakukan dengan mendatangi beberapa sekolah yang berada di Kabupaten Pamekasan. Termasuk sekolah tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sekalipun.

PAUD, TK dan SMA Islam Miftahul Ulum, Kertagena Tengah, Kadur, Pamekasan adalah salah satu lembaga yang dikunjungi oleh tim Dikmas Lantas Polres Pamekasan, Jum’at (19/07), bertempat di kelas PAUD dan Aula SMA Islam Miftahul Ulum.

Sebagai pengantar, Ipda Sri Sugiarto menyampaikan bahwa misi kali ini adalah membekali  para siswa dengan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas.

“Siswa adalah generasi penerus bangsa, sehingga perlu bimbingan dan pembekalan akan pentingnya kesadaran hukum, termasuk tertib berlalu lintas”, tukasnya.

Dimulai dari tingkat PAUD dan TK, materi disampaikan sesuai dengan karaktetik siswa. Sebagai pemateri, Briptu Wahyu Septi memposisikan diri layaknya guru PAUD/TK. Sifat keibuannya dan kelembutannya membuat para siswa  Miftahul Ulum sangat antusias. Saking semangatnya, para siswa tidak canggung untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Briptu Wahyu Septi. Bahkan para siswa juga bernyanyi bersama polwan yang akrab dipanggil mbak septi ini.

Baca Juga:  Di Tengah Ikhtiar Pamekasan Hebat, Narkoba Semakin Merajalela

Kepala TK Miftahul Ulum, Ulia Ulfa, S.Pd., merasa bersyukur atas kunjungan dari tim Dikmas Lantas Polres Pamekasan. Selain menambah wawasan akan rambu-rambu lantas, para siswa juga bisa secara langsung mengenal sosok seorang polisi.

Beralih pada tingkat yang lebih tinggi, Briptu  Septi tetap menjadi pemateri. Karakternya berubah menjadi lebih tegas ketika menghadapi siswa SMA Islam Miftahul Ulum. Materinya pun tidak hanya fokus pada pemahaman rambu-rambu lalu lintas, tetapi ditekankan pada kesadaran mematuhi segala peraturan berlalu lintas. Termasuk larangan mengendarai sepeda motor bagi pemuda yang usianya masih dibawah 17 tahun.

Selain para pelajar, sasaran kegiatan ini adalah masyarakat umum. Dalam hal ini, tim Dikmas  Lantas Polres Pamekasan menyasar masyarakat umum dengan memanfaatkan waktu sholat jum’at. Kali ini Aiptu Nanang sebagai pemateri dengan materi yang sama. Disisipi informasi tentang Operasi Patuh Semiru tahu 2017 yang dilaksanakan mulai tanggal 9 Mei sampai 22 Mei 2017, serentak diseluruh Indonesia.

Baca Juga:  Serangkaian Kegiatan Akhir Tahun Yayasan Miftahul Ulum

Aiptu Nanang menegaskan bahwa operasi ini semata-mata untuk mengubah dan membentuk karakter masyarakat menjadi pribadi yang selalu patuh berlalu lintas.

“Perlu saya tegaskan bahwa tujuan operasi ini bukan untuk memperkaya diri, apalagi sekarang sudah menjelang bulan puasa dan lebaran”, Sontak penyataan Aiptu Nanang tersebut membuat jamaah sholat jumat tertawa.

Tetapi, beliau melanjutkan, operasi ini murni untuk tujuan keselamatan. Karena tingginya angka kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2015 dan 2016 terus meningkat, pungkasnya.

Salah satu tokoh masyarakat, sekaligus kepala SMA Islam Miftahul Ulum, Jam’an, M.Pd., menyampaikan kesannya terhadap kegiatan yang dilakukan oleh pihak Polres Pamekasan.

“Saya sangat berterima kasih kepada tim Dikmas Lantas Polres Pamekasan yang telah sudi berkunjung ke lembaga kami dengan tujuan yang sangat mulia”, ujar Jam’an.

Mudah-mudahan setelah sosialisasi etika berlalu lintas bisa menjadikan masyarakat Kertagena Tengah khususnya dan warga Pamekasan pada umumnya menjadi masyarakat yang patuh terhadap tata tertib berlalu lintas dan senantiasa berhati-hati ketika berkendaraan, tambahnya.

Satuan Lalu Lintas Polres Pamekasan, Melindungi, Mengayomi, dan Melayani Masyarakat. (Imam Syafi’i)

WhatsApp chat