Mengapa Madura United Kesampingkan Libur Panjang?

  • Bagikan

MEDIAJATIM.COM – Usai pertandingan melawan Semen Padang, pertandingan selanjutnya baru akan tersaji pada 4 Juli mendatang. Ada jeda waktu lebih 20 hari.

Meski begitu, pemain Madura United dipastikan tidak akan mendapatkan jatah libur panjang. Sebab, mereka masih akan tetap berjibaku di lapangan latihan.

“Kompetisi masih lama dan pertandingan belum separuh selesai. Meski pertandingan masih lama, menjaga kekompakan dan fisik pemain tidak boleh lengah,” ucap Gomes Olivera.

Fabiano dan kawan-kawan memang hanya mendapatkan jatah libur selama 2 hari usai membekuk Semen Padang 6-0. Mereka harus kembali merumput di lapangan hijau 15 Juni. Latihan akan digelar selama seminggu hingga 22 Juni.

Baca Juga:  Hadapi Persija, Madura United Jalani Latihan Khusus

“Liburnya setelah 22 Juni. Mereka harus sudah gabung kembali dengan tim tanggal 1 Juni,” ucap manajer Haruna Soemitro.

Tidak semua pemain harus jalani latihan penuh sejak 15 Juni nanti. Peter Odemwingie sebagaimana disampaikan Haruna menyampaikan permohonan ijin karena akan pulang ke negaranya.

“Peter merencanakan pulang dulu ke negaranya. Bagi pemain lain yang masih di Indonesia tidak ada alasan lain untuk tidak ikut latihan, kecuali alasan kemanusiaan,” jelas Haruna.

Tidak adanya libur panjang, bagi para pemain Madura United diakui sudah semestinya. Sebab, ucap Fabiano, terlalu lama libur akan menjadikan feeling bola dan kebugaran sulit dikontrol.

Baca Juga:  Bikin Sejarah, Madura United Siap Arungi AFC Cup

“Ini liburnya kan bukan akhir kompetisi. Kewajiban bagi pemain untuk terus menjaga kondisi. Karena kompetisi masih panjang,” ucap Fabiano.

Latihan pemain Madura United, selama bulan ramadhan, utamanya pasca pertandingan tadi malam, jelas Gomes Olivera akan tetap dilaksanakan di malam hari usai shalat tarawih sebagaimana latihan-latihan sebelum pertandingan tadi malam. (mj/bri)

  • Bagikan
WhatsApp chat