Salah Kaprah PSSI Seputar Wasit Asing

  • Bagikan

Mediajatim.com – Presiden Madura United FC Achsanul Qosasi, menyoroti rencana PSSI menggunakan wasit asing pada Liga 1 putaran kedua mendatang. Berikut komentar pedas dari Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tersebut:

“Wasit Asing?.. Terserah PSSI saja. Kita ikut saja. Kenapa tidak sekalian saja pengelola kompetisi juga serahkan ke Asing?

Saya hanya menyayangkan sikap kita yg selalu berpikiran bahwa Asing lebih hebat dari kita.

Kalo wasit diambil dari Primeir Leaque mungkin hebat. Tapi jika wasit juga diambil dari kawasan Asia Tenggara, saya koq pesimis mereka lebih bagus dari kita.

Silakan di cek, kompetisi di Malaysia, Singapura, Thailand dan India, juga menghadapi persoalan wasit. Wasit mereka tidak lebih baik dari kita.

Baca Juga:  Lawan Kalteng, Madura United Bisa Turunkan Ante Bakmaz

Jika mendatangkan wasit Asing, jangan dikira yang hadir nanti adalah wasit LaLiga, Primeir Leaque atau Serie A, sebagaimana sering kita lihat di televisi (dan pasti menjadi rujukan penikmat bola indonesia).

Wasit Asing yang hadir ke Indonesia nanti, pasti wasit kawasan Asia atau Asia Tenggara, yang kita tahu kwalitas mereka tidak beda jauh dengan kita.

Yang kita butuhkan saat ini adalah peningkatan kualitas wasit dengan cara melakukan pelatihan,  pendidikan yang kontinyu, penghargaan eksistensinya serta peningkatan kesejahteraannya. Dan ini adalah tugas PSSI.

Jika perlu, berikan apresiasi berupa poin jika wasit memimpin dengan baik, poin tersebut diakumulasi sampai akhir kompetisi dan diberikan penghargaan berupa uang dan lainnya. Supaya wasit berlomba memimpin dengan baik melalui pengumpulan poin yang dinilai secara terbuka. Jika tidak baik, kurangi poin-nya, jika kesalahan fatal silakan diistrahatkan. System ini cukup manusiawi, karena wasit itu juga ada “offday” sebagaimana pemain.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Ingin Mengubah Nama Stadion Gelora Ratu Pamellingan

Ketegasan PSSI saat ini sudah mulai muncul dan patut kita apresiasi. Silakan perbaiki pola rekruitmen, peningkatan pengetahuan terhadap peraturan dan tegas terhadap keputusan yg diambil.

Pengelola Liga dan PSSI jangan juga hanya bisa menghukum wasit, tanpa ada enpowerment dan program penyegaran wasit. Perbaiki yg ada, itu lebih baik daripada me’mulya’kan orang asing.

Wasit adalah wakil Tuhan, tapi dia tetap manusia biasa.”

 

Reporter: Sule Sulaiman

Redaktur: Nur Aini

  • Bagikan
WhatsApp chat