KKN UTM dan Karang Taruna Hadirkan Produk Unggulan Desa

MediaJatim.com, Sumenep-Pada bulan Juli lalu, salah satu universitas terbesar di Madura, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), melepaskan mahasiswanya untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di berbagai kota se-Madura.

Di Sumenep 15 desa yang ada di Kecamatan Dungkek menjadi salah satu kecamatan yang ditempati. Kata Satria, mahasiswa KKN yang bertempat di Bicabbi mengatakan, kampusnya mengimbau agar peserta KKN bisa memanfaatkan potensi lokal.

Alhasil, mereka menghasilkan produk yang menyita perhatian masyarakat. Produk yang dibuat oleh KKN tersebut tidak sia-sia. Tidak cuma untuk dapat nilai, lebih dari itu juga mendapat apresiasi dari pihak kecamatan dan pemuda Karang Taruna Dungkek.

Sabtu 05 Agustus 2017, Karang Taruna Dungkek mengadakan pelantikan pengurus yang diwarnai pameran produk unggulan yang dibuat oleh masing-masing kelompok KKN. Ada banyak varian produk, paling tidak masing-masing​ kelompok membuat tiga sampai 5 produk.

Baca Juga:  Mahasiswa UTM Sulap Biji Nangka Jadi Stik Jinang Lezat

Uniknya, mereka benar-benar memanfaatkan potensi desa, misal buah Siwalan dibuat selai, kerupuk. Atau gula aren dibuat cemelan dan kopi. Ada juga serbuk cabe jamu, serabut kelapa, batok dan lainnya.

Pameran itu semacam lomba, ada sesi presentasi di hadapan pemuda Karang Taruna. Tidak muluk-muluk, tujuan utamanya adalah agar ada tindak lanjut dari produk yang dihasilkan KKN, lebih-lebih bisa dipasarkan ke luar daerah. Dengan memanfaatkan medsos misalnya.

“Semoga kami bisa melanjutkan dan mengembangkan yang telah teman-teman KKN lakukan di sini, terutama produk unggulan ini,” tutur Imam selaku ketua panitia acara dan bidang UMKM di kepengurusan karang taruna.

Baca Juga:  STIU Al-Mujtama' Pamekasan Sukses Jadi Tuan Rumah Internasional Dialogue On Islamic Studies

Atas diadakannya acara itu Ahmad Munsharrif perwakilan dari KKN mengucapkan terima kasih, sebab acara itulah produk mereka bisa dilihat dan dirasakan oleh banyak orang di kecamatan Dungkek. Selain itu mereka juga saling mengenal antarkelompok.

“Kami haturkan terimakasih, telah mengumpulkan dan melibatkan kami di acara ini,” katanya.

Reporter: Muhammad Rasyidi

Redaktur: Nur Aini

WhatsApp chat