Demokrat Beri Sambutan Istimewa Atas KH Kholilurrahman


MediaJatim.com, Pamekasan – Kandidat kuat bakal calon bupati (Bacabup) Kabupaten Pamekasan, KH Kholilurrahman, Minggu (10/09), tampak menghadiri pemberian santunan anak yatim yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pamekasan.

Politisi yang masih aktif sebagai anggota DPR RI dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut terlihat diberi kepercayaan membagikan santunan kepada anak yatim di Kantor DPC Partai Demokrat, Kelurahan Patemon, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan.

Hal tersebut terbilang istimewa, mengingat KH Kholilurrahman adalah salah satu kader senior dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kemungkinan besar ini merupakan sinyal bahwa partai yang didirikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono tersebut akan mendukung Kholilurrahman dalam pertarungan di Pilkada Kabupaten Pamekasan mendatang.

Diketahui dua hari sebelumnya, Jum’at (08/09), KH Kholilurrahman mengembalikan formulir bacabup/bacawabup ke Kantor DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pamekasan. Dia bertekad mendapat dukungan dari banyak partai untuk memuluskan semangatnya kembali memimpin Pamekasan.

Baca Juga:  Partai UKM Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Moeldoko Sebagai Ketum Partai Demokrat Versi KLB

Namun hal tersebut dibantah oleh ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pamekasan, H Hermanto, menurut pengakuannya semua calon yang daftar ke Partai Demokrat pasti akan disambut dengan baik.

“Kita welcome terhadap semua calon yang daftar ke Partai Demokrat. Termasuk kepada Kiai kholilurrahman,” ujat Ketua Demokrat, H Hermanto.

Sekalipun memberlakukan istimewa terhadap KH. Kholilurrahman, Hermanto menegaskan partainya masih melakukan penjaringan tokoh dan popularitas. Untuk itu, masih diperlukan hasil survei sebagai bahan pertimbangan utama Partai Demokrat.

“Kita tidak mau gegabah dalam menelorkan pemimpin. Kita akan dorong pemimpin yang layak dan diharapkan rakyat,” tegasnya.

Baca Juga:  Klaster Pasar Kolpajung Bertambah, Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan Jadi 27 Orang

 

Reporter: Sule Sulaiman

Redaktur: Nur Aini

WhatsApp chat