PKD Ansor Kadur: Spirit Kepemimpinan Berbasis Ketauhidan

  • Bagikan

MediaJatim.com, Pamekasan – Pemimpin yang terjerat kasus korupsi hampir tiap hari menghiasi pemberitaan di negeri ini. Mereka jadi tontonan dan cibiran publik. Kenyataan tersebut sungguh miris di tengah harapan hadirnya leader yang betul-betul membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

“Itulah yang melatarbelakangi Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Ansor Kadur mengangkat tema spirit kepemimpinan berbasis ketauhidan,” tegas Hairul Anam selaku Ketua PAC GP Ansor Kadur, Pamekasan, melalui Sekretaris Fathorrahman.

Kendati pun tidak diketahui korupsi, tambah Fathor, kebijakan-kebijakan yang ditelorkan para pemimpin kurang menyentuh kepentingan publik. Kekuasaan yang sedang dalam genggamannya kerap kali hanya untuk kepentingan diri dan kelompoknya.

Fakta tersebut, selanya, menghadirkan kemajuan yang tak kunjung diraih. Negeri ini pun hanya berslogan kaya tetapi rakyatnya tetap berada di bawah garis kebodohan dan kemiskinan. Para pemimpin yang sedang berada di puncak jabatannya, nyaris tidak mau tahu kondisi rakyatnya. Terpenting dia dan kelompoknya bisa menikmati lezatnya kekuasaan.

Baca Juga:  Terbanyak se-Jatim, Gresik Raih Sertifikat Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah

“Kondisi tersebut kian meruncing seiring dengan lunturnya kepatuhan rakyat terhadap pemimpinnya. Kecenderungan untuk selalu menilai negatif terhadap apa yang dilakukan seorang leader, sudah begitu parah merasuki alam bawah sadar mereka. Setidaknya komentar-komentar negatif di media sosial (medsos) menjadi salah satu bukti tak terbantahkan,” paparnya.

Spirit kepemimpinan berbasis nilai-nilai ketauhidan diharapkan dapat meretas solusi atas kemelut persoalan tersebut. Ruh ilahiah yang sejatinya melekat pada diri pribadi tiap individu, sejatinya bisa diasah untuk mengkristalkan kepemimpinan ke arah yang lebih baik.

Dalam garis ketauhidan, membangun hubungan transendental dengan Tuhan tentu harus menjadi senjata andalan bagi seorang pemimpin. Sebelum memimpin orang lain, dirinya harus dikristalkan dulu. Bekal inilah yang nantinya bisa membuat orang lain atau mereka yang dipimpinnya bisa tercerahkan.

Baca Juga:  GP Ansor Bangil Gelar Aksi Peduli Lingkungan

“Ruh keimanan menjadi penguat interaksi sosial bagi seorang pemimpin. Supaya dia tidak seperti lilin; menerangi sekitar, tetapi dirinya terbakar,” tukas Fathor.

PAC GP Ansor Kadur bekal menyelenggarakan PKD di Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Miftahul Ulum (Yaspimu), Kertagena Tengah, Kadur, Pamekasan, Jumat-Minggu (22-24/9). Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus ranting GP Ansor dan delegasi PAC GP Ansor se-Kabupaten Pamekasan.

Reporter: Imam Syafi’i

Redaktur: Sule Sulaiman

  • Bagikan
WhatsApp chat