Meski Juara, Bali dan Madura United Bisa Gagal Ke AFC

MediaJatim.com – Madura United FC dan Bali United berpeluang mencapai target 3 besar Liga 1, guna menebus ambisi merengkuh tiket di Piala AFC musim depan. Kini, keduanya bertengger di posisi 3 dan 2 klasemen sementara Liga 1 Gojek Traveloka 2017.

Namun, asa melenggang ke AFC tersebut bisa gagal. Sebab, diduga kuat belum memenuhi syarat. Sebagaimana diketahui, salah satu syarat klub bisa tampil di kejuaraan AFC adalah mereka harus memenuhi standar lisensi AFC. Itu belum dipenuhi oleh Bali maupun Madura United.

DLH Pamekasan

Bahkan, Bhayangkara FC yang menjadi salah satu calon kuat juara Liga 1 musim ini, juga terancam tidak bisa muncul di kompetisi level Asia. Masalahnya tidak jauh berbeda. Praktis saja, satu slot di babak playoff Liga Champions Asia dan dua tiket di Piala AFC musim depan kemungkinan besar tidak didapat oleh Bhayangkara, Bali, dan Madura United sekalipun merengkuh juara maupun tiga besar.

Hal tersebut tidak ditampik oleh Ratu Tisha Destria selaku Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria. Pihaknya menegaskan masih harus melakukan telaah terhadap masalah yang menjerat ketiga tim baru yang kini menjadi klub raksasa tersebut.

Baca Juga:  Ini Komentar Pihak PSS Sleman Terkait Gonzales

“Kami bisa bertanya untuk meminta keringanan. Kendati demikian, kami harus menelaah lebih dulu apakah pantas atau tidak kami melakukan itu. Secepatnya kami telaah dalam Committe Club Licensing terlebih dahulu. Nanti laporan ke Komite Eksekutif, baru ditindaklanjuti oleh Sekjen kebijakannya seperti apa nantinya,” ungkap Thisa.

Diterangkan Thisa, pihaknya tidak dalam posisi melobi sesuatu yang sudah jelas. Kalau memang regulasinya seperti itu, PSSI akan patuh sepatuh-patuhnya terhadap ketentuan AFC kendati pun sang juara dan atau tiga besar Liga 1 menjadi korbannya.

Sebagaimana diketahui, Bhayangkara FC merupakan klub hasil merger dari Surabaya United. Demikian pula Madura United dan Bali United, masing-masing sebelumnya bernama Pelita Bandung Raya dan Persisam Putra Samarinda.

Baca Juga:  Mensos Awali Pencairan PKH Tahap ke-4

Reporter: Hendra WCP

Redaktur: Sule Sulaiman