Bonus Demografi, Pelajar NU Mampu Bersaing

Media Jatim

MediaJatim.com, Pamekasan – Bonus demografi yang terjadi di Indonesia mau tidak mau akan membuat persaingan semakin runcing dalam perburuan lowongan kerja. Sebab, populasi jumlah usia produktif lebih besar ketimbang jumlah orang dewasa yang sudah tak butuh pekerjaan. Sementara lapangan kerja, masih sangat terbatas.

“Oleh karena itu, pelajar NU harus membekali diri dengan skill yang memadai,” tegas anggota DPRD Jawa Timur, Moch. Eksan saat menjadi pemateri dalam acara Makesta di Pondok Pesantren Darul Hikam Desa Kemunig, Kecamatan Jenggawah, Jember, Sabtu (11/11).

Menurutnya, tiada cara lain untuk menyikapi persaingan yang semakin sengit kecuali belajar dan membekali diri dengan ilmu, iman dan keterampilan.

Baca Juga:  Casino mrbetlive.com Room Rates

“Pelajar NU harus menjadi model, menjadi contoh bagi masyarakat bahwa anak NU juga bisa bersaing,” tukasnya.

Wakil Sekretaris PCNU Jember itu manambahkan, bonus demografi bagai pisau bermata dua. Tergantung bagaimana masyarakat merespon. Bagi pemerintah jika gagal menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak, bonus demografi berarti sebuah malapetaka.

“Makanya sekarang banyak pembanngunan infrastruktur dikebut,” urainya.

Namun bagaimanapun, kata Eksan, pelajar NU mempunyai keunggulan dibanding pelajar umum. Yaitu keunggulan spritualitas dalam menuntut ilmu.

“Nilai spritualitas itulah bekal yang paling utama,” tukasnya di hadapan 100-an kader NU.

Baca Juga:  Dibanding Tahun Lalu, Produksi Perikanan Tangkap di Pacitan Turun 15%

Reporter: Aryudi A Razaq

Redaktur: Sule Sulaiman