PMII Bondowoso: AS Langgar Resolusi PBB

MediaJatim.com, Bondowoso – Pengakuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait Yarussalem sebagai ibu kota Israel, jelas melanggar resolusi Dewan Keamanan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB). Demikian ditegaskan Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-10 Kabupaten Bondowoso  M Nanang Sholeh dalam peryataan pers di kantor PMII Bondowoso JawaTimur, Sabtu (9/12).

Menurutnya, pernyataan Trump bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia. Hal itu dipandang tidak pantas dilakukan oleh salah satu anggota tetap PBB. Pernyataan kontroversial itu juga dipandang sebagai simbol bahwa AS bukan lagi mediator perdamaian antara Israel dan Palestina, karena pengakuan tersebut berpotensi menimbulkan kekerasan dan pertumpahan darah.

“Keputusan AS tersebut berarti juga mencabut diri AS sebagai mediator perdamaian, setelah selama satu dasawarsa mensponsori proses perdamaian Israel dan Palestina,” tegasnya.

Baca Juga:  Sosialisasi Aplikasi CETTAR JATIM di Hall KH Abdurrahman Wahid UNISMA

Selain itu, Nanang menyampaikan dalam pekan ini bekerja sama dengan beberapa organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Rumah Pancasila Bondowoso akan mengadakan doa bersama dan orasi kemanusiaan. Suluruh elemen masyarakat Bondowoso diharapkan untuk ikut andil.

“Hal itu kita lakukan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kita kepada Palestina,” tukasnya.

Reporter: Ade Nurwahyudi

Redaktur: Sule Sulaiman

WhatsApp chat