KPU Pamekasan Imbau Masyarakat Turut Awasi Proses Pencoklitan

MediaJatim.com, Pamekasan – Komisioner KPU Pamekasan, Khairil Anwar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kadur, Selasa (6/2). Khairil tidak jadi ke sekretariat PPK karena sedang berlangsung monitoring pencocokan dan penelitian (coklit) di Desa Pamoroh oleh PPK.

“Saya ke sini sejatinya untuk monitoring PPK. Karema sedang ada monitoring di Pamoroh oleh PPK, akhirnya saya ke sini,” terang Khairil saat memberi pengarahan di hadapan PPS dan PPDP di Balai Desa Pamoroh.

Mengingat PPL hanya satu orang di tiap desa, Khairil berharap masyarakat turut mengawasi. Jangan sampai ada yang meninggal hidup lagi di data. Atau pemilih pemula yang tidak tercover.

“Kalau datang ke rumah-rumah, pasti tidak seperti itu. Sebagai ujung tombak KPU, jika PPDP tidak bekerja secara prosedural, maka akan menimbulkan sengketa,” ungkap Khairil.

Baca Juga:  Eksan: Khofifah, Sosok Ibu sekaligus Pemimpin yang Sukses

Secara prosedural, tambahnya, PPDP dalam melakukan coklit harus datang ke rumah-rumah, menanyakan KK dan KTP untuk diselaraskan dengan DP4. Dari yang KPU monitoring, ada di daerah tertentu yang PPDP tidak bekerja secara prosedural.

“Misal striker coklit ditempel tanpa tanda tangan kepala keluarga dan petugasnya. Ada indikasi bekerja di atas meja karena merasa sudah tahu. Harapan kami, di daerah Kadur tidak terjadi seperti itu. Karena kerja di atas meja dengan di lapangan berbeda,” tukasnya.

Reporter: Agus Supriyadi

Redaktur: Sule Sulaiman

WhatsApp chat