PWI dan Polres Bondowoso Bersinergi Tangkal Berita Hoaks

  • Bagikan

MediaJatim.com, Bondowoso – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bondowoso melakukan kunjungan ke Mapolres setempat untuk merapatkan barisan dalam rangka menangkal berita hoaks, Jumat (09/03).

Ketua PWI Kabupaten Bondowoso, Haryono menjelaskan kedatangannya ke Polres adalah untuk merapatkan barisan dengan Polres dalam menangkal berita hoaks dan meminta kesatuan tersebut menindak tegas ujaran kebencian yang sekarang marak terjadi dalam masa kampanye Pilkada 2018.

Oleh karenanya, untuk menangkal ujaran kebencian dan berita hoaks ini pihaknya siap berkontribusi dan bersinergi dengan seluruh pemangku pelaksana Pilkada 2018 dalam menciptakan kampanye damai.

“PWI Bondowoso, siap mendukung langkah Polres Bondowoso untuk menindak dan memproses setiap ujaran kebencian di momen kampanye Pilbup dan Pilgub 2018 demi terciptanya Pilkada damai di Bondowoso,” jelasnya usai berkunjung ke Polres Bondowoso.

Baca Juga:  DPD Partai Nasdem Banyuwangi Bantu Warga Terdampak Banjir Bandang

Ia juga berharap polisi untuk segera menindak tegas kepada penyebar berita hoaks yang ada khususnya di Kabupaten Bondowoso.

Sementara itu Kapolres Kabupaten Bondowoso, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi mengapresiasi atas kesiapan sinergi dari PWI Bondowoso. Karena memang menurutnya untuk menangkal berita hoaks dan ujaran kebencian di tengah-tengah Pilkada 2018 ini bukan hanya menjadi tugas dari polisi saja melainkan perlu peran serta semua pihak.

“Kita tidak bisa menciptakan Pilkada damai ini sendiri, semuanya harus ikut berperan. Termasuk dari PWI yang menjadi penyambung informasi dua arah antara pemerintah dengan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga:  Namanya Dicatut, Gus Makki Angkat Bicara

Kapolres dalam kesempatan tersebut berpesan bahwasanya ada tiga hal perlu menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat ketika hendak membagikan sebuah informasi, adalah yang pertama Sharing sebelum di share, artinya sebaiknya saling silang pendapat terlebih dahulu dengan teman-teman sebelum akhirnya dishare kepada yang lain.

Terus yang kedua itu share yang penting, bukan yang penting share dan yang terakhir, jarimu adalah harimaumu.

Reporter: Ade Nurwahyudi

Redaktur: Sulaiman

  • Bagikan
WhatsApp chat