Segenap pimpinan dan karyawan_20240408_235739_0000

Ini Kata Humas Perbakin Banyuwangi Soal Hand Gun

Media Jatim

MediaJatim.com, Banyuwangi – Maraknya pengunaan Hand Gun di Kabupaten Banyuwangi yang dianggap meresahkan masyarakat karena banyak contoh kasus kejadian pidana dibeberapa kota besar, membuat Perbakin Banyuwangi Jawa Timur, angkat bicara.

8_20240408_234212_0006
21_20240408_234212_0019
5_20240408_234212_0003
2_20240408_234211_0000
3_20240408_234211_0001
10_20240408_234212_0008
Diskon_20240411_102039_0000

Mereka menyatakan keberatan dan risih dengan adanya oknum yang tidak bertanggung jawab, baik perorangan atau organisasi yang telah memperjual belikan senjata jenis Hand Gun kepada masyarakat umum, karena dilarang pemerintah dan bertentangan dengan undang-undang, lantaran jenis senjata ini menyerupai senjata api.

6_20240408_234212_0004
14_20240408_234212_0012
7_20240408_234212_0005
Diskon_20240408_235150_0000
24_20240408_234212_0022
13_20240408_234212_0011

“Kami berharap masyarakat tidak mudah percaya dengan janji-janji oknum yang tidak bertangung jawab meski di lengkapi dengan KTA ataupun buku kepemilikan senjata, karena bisa dikenai pidana undang-undang darurat,” terang Erwin Yudianto SH, humas Perbakin Cabang Banyuwangi.

Dia menjelaskan, pengunaan dan tata cara serta kepemilikan senjata api atau Hand Gun telah diatur sesuai undang-undang yang berlaku. Tidak mudah mendapatkan ijin jika tidak mengikuti beberapa persyaratan yang telah ditentukan. Persyaratan itu antara lain, penataran, test kesehatan, uji menembak dan test phisiko.

Beberapa syarat itu harus terpenuhi terlebih dahulu. Jika sudah, baru bisa mengajukan untuk memiliki senjata api atau Hand Gun dan pengunaanya tetap diatur undang-undang.

9_20240408_234212_0007
20_20240408_234212_0018
15_20240408_234212_0013
17_20240409_074953_0000
16_20240408_234212_0014
Diskon_20240409_180711_0000

“Tidak semudah beli pisang goreng. Karena ini berkaitan dengan keamanan dan tata cara pengunaannya,” jelasnya.

Menurut Erwin, Perbakin cabang Banyuwangi hanya memiliki 5 club yang resmi, antara lain BSC, S&W, AOS, Baong SC, Exack Point. Semua club tersebut sudah diikat aturan baik dari pusat maupun cabang. Sehingga semua anggota dibekali ilmu pengetahuan dan tata cara pengunaan dan kepemilikan senjata.

Baca Juga:  Aplikasi PEKAPERCA Bisa Jadi Solusi Cerdas Atasi Permasalahan Limbah Kain Perca

“Jadi tidak ngawur seperti koboi di film. Terus dibawa kemana – mana untuk bergaya,” urainya.

Untuk itu, demi ikut serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kita Gandrung, Perbakin Cabang Banyuwangi berharap kepada aparat penegak hukum untuk menertibkan dan menindak tegas para oknum yang mendistribusikan serta membawa Hand Gun secara bebas, apalagi mencatut nama Perbakin.

“Hal ini dimaksudkan supaya kepemilikan Hand Gun di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, tidak menjamur dan membahayakan masyarakat yang lain. Karena bertentangan dengan peraturan pemerintah tentang kepemilikan dan pengunaan senjata api atau Hand Gun,” tandasnya.

Reporter: Yudi Irawan

Redaktur: Sulaiman

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240410_124753_0000
4_20240408_232459_0003
6_20240408_232459_0005
1_20240408_232458_0000
Dinas lingkungan hidup kabupaten sumenep_20240408_232720_0000
7_20240408_232459_0006
3_20240408_232459_0002
8_20240408_232459_0007
2_20240408_232459_0001