KPU Pamekasan Jelaskan Terkait Peningkatan Jumlah Pemilih

MediaJatim.com, Pamekasan – Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pamekasan, Mohammad Subhan meluruskan berita terkait meningkatnya jumlah pemilih yang signifikan.

Pria yang akrab dipanggil Subhan itu mengatakan bahwa kedua institusi Komisi 1 DPRD dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pamekasan selama ini tidak memiliki data hasil kinerjanya. Data yang mereka sajikan merupakan data KPU yang dipresentasikan pada saat rapat kerja antara KPU, Panwaskab, Tim Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan dan Tim Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta Komisi 1 DPRD.

Perlu diketahui data hasil Coklit KPU Pamekasan terhadap calon Daftar Pemilih sementara (DPS) 2018 yang memenuhi syarat (MS) sebagai pemilih adalah 692.233 suara.

Baca Juga:  Gus Baiqun: H Badri Laik Pimpin Jember

“Untuk hasil Coklit yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai pemilih sejumlah 33.093 Pemilih  karena tidak memilki E-KTP yang tersebar di 13 Kecamatan dan / atau 189 Desa. Data tersebut oleh KPU dilimpahkan ke Dispendukcapil pada tanggal 14 Maret 2018 pada saat Pleno Terbuka DPS di PKPN, yang meliputi elemen data  Nama Lengkap,  Alamat, Jenis Kelamin, TPS, Desa dan Kecamatan,” jelas Mohammad Subhan, (12/04).

Namun faktanya sampai saat ini, tambah Subhan dengan tegas, Dispendukcapil tidak bisa menyajikan data faktual terhadap data yang diberikan KPU. Pertama, berapa yang sudah rekam dan ada di database kependudukan sehingga bisa diterbitkan Suket pengganti E-KTP. Kedua, masyarakat tidak rekam namun ada di database kependudukan. Dan ketiga, masyarakat tidak rekam dan tidak ada di database kependudukan.

Baca Juga:  NasDem Jember Komitmen Politik Tanpa Mahar

“Semua kriteria tersebut di atas hingga saat ini Dispendukcapil tidak bisa menyajikannya sehingga berpotensi tidak bisa melakukan pemungutan suara pada saat Pilkada Serentak nanti tanggal 27 Juni 2018, padahal hasil Coklit fisik manusianya ada,” papar Subhan.

Selanjutnya silahkan masyarakat  datangi Dispendukcapil untuk proses perekaman tersebut, dan atau apa yang sudah dilakukan dispendukcapil upaya tersebut hingga hak konstitusi masyarakat bisa terpenuhi, tukasnya.

Menurut pantauan MediaJatim.com memang di beberapa kecamatan terdapat peningkatan jumlah pemilih yang mencapai 10 persen bahkan lebih, seperti Kecamatan Pasean, Pagentenan, Palengaan dan Proppo.

Reporter: Sulaiman

Redaktur: Nur Aini

WhatsApp chat