Cari Ayam, Pemuda Banyuwangi Tewas di Dalam Sumur

  • Bagikan

MediaJatim.com, Banyuwangi – Heboh, warga RT/RW 03/05, Dusun Krajan Desa Dadapan, Kecamatan Kabat dikejutkan dengan peristiwa tewasnya Sugiono (20), lantaran pemuda ini terjatuh ke dalam sumur sedalam 9 meter, Jumat (13/4) sekitar Pukul 14.30 WIB.

Kapolsek Kabat AKP Supriyadi menjelaskan, pemuda itu sebelum meninggal pertama kali diketahui Asmuni (65) sepulang dari sholat Jumat, kakek pemuda ini awalnya curiga ketika melihat pintu rumah yang ditinggali cucunya itu terbuka.

Dari kecurigaan ini kemudian dia masuk ke dalam dan mengecek isi rumah cucunya tersebut. Saat sampai di bagian belakang rumah, dia melihat sumur dekat kamar mandi yang semula ini di tutup dengan kayu, tiba-tiba terlihat terbuka. Saat itu juga dia mendengar teriakan orang minta tolong dari dalam sumur tersebut.

Mendengar teriakan itu, dia langsung bergegas melihat ke dalam sumur itu. Sontak dia kaget bukan kepalang, ternyata seorang yang ada di dalam sumur itu cucunya dan seketika itu dia langsung meminta tolong kepada warga, untuk segera menolong cucunya yang jatuh ke dalam sumur.

Baca Juga:  AQ Bersama Bupati Pamekasan Tandatangani Prasasti Peresmian Kantor KUP POJUR

Mendengar teriakan Asmuni , datanglah beberapa tetangga ke tempat tersebut. Sementara ibu kandung Sugiono, Simah (40) histeris, sepulang bekerja langsung melihat kondisi anaknya jatuh ke dalam sumur dan sudah dalam keadaan meninggal.

Mengetahui kejadian ini warga yang sudah berkrumun langsung mengevakuasi pemuda ini. Yayak, warga setempat mencoba untuk masuk ke dalam sumur. Namun setelah di dalam ia mencium adanya gas beracun. Merasa berbahaya, kemudian Yayak langsung naik kembali dan langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Kabat.

Mendengar laporan ini, anggota Polsek Kabat yang dipimpin AKP Supriyadi langsung menuju lokasi kejadian. Karena kesulitan dalam mengevakuasi pemuda itu, polisi langsung menghubungi BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Banyuwangi untuk membantu evakuasi tersebut.

Setelah datang, petugas BPBD langsung mengevakuasi dan berhasil mengangkat pemuda yang sudah dalam keadaan meninggal dunia. Petugas medis yang juga datang bersama polisi melakukan pemeriksaan.

Baca Juga:  Ketua DMI dan Ketua DPRD Surabaya Sepakat Jadikan Masjid Pusat Peradaban Kota

Hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Kabat, di tubuh korban tidak ditemukan tanda adanya bekas penganiayaan. Dari kejadian ini keluarga menolak korban dilakukan otopsi dan menerima kejadian ini sebagai takdir.

“Korban saat dievakuasi sudah meninggal. Awalnya pemuda ini mencari ayamnya yang hilang. Ternyata ayamnya kecebur sumur. Diduga dia terjatuh saat hendak mengambil ayam tersebut. Di TKP juga ditemukan ayam yang mati,” jelas AKP Supriyadi.

Kapolsek Kabat menambahkan, menurut keterangan keluarga korban, pemuda ini mengalami gangguan jiwa kambuhan. Pernah di bawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) sebanyak 3 kali dan berobat ke RSJ Malang. Meski begitu penyakit korban sering kambuh.

“Usai disucikan, jasad pemuda ini langsung dikebumikan ke tempat pemakaman umum dusun setempat,” Pungkas AKP Supriyadi.

Reporter: Yudi Irawan

Redaktur: Sulaiman

  • Bagikan
WhatsApp chat