Sebelum ke Jepang, Eksan Bicara Ekonomi Digital di UMJ

  • Bagikan

MediaJatim.com, Jember – Teknologi digital yang belakangan ini kian riuh mewarnai berbagai bentuk transaksi dan kegiatan pasar, harus dimanfaatkan betul oleh masyarakat demi antisipasi sekaligus akselerasi perkembangan ekonomi di masa depan. Sebab jika tidak, masyarakat akan kewalahan mengejar perkembangan ekonomi yang cenderung memanfaatkan transaksi digital. Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Moch Eksan saat menjadi pemateri dalam Seminar Nasional & Economic Champion 2018 di aula Ahmad Zaenuri Universitas Muhammadiyah Jember (UMJ), Senin (7/4).

Menurutnya, kecenderungan transaksi pasar ke arah digital salah satu alasannya adalah untuk  kecepatan dan kemudahan layanan dalam bertransaksi. “Kemudahan dan kecepatan menjadi ciri khas dan tuntutan dunia kedepan,” ujarnya.

Baca Juga:  Berharap Spirit Baru, Pimpinan UIN KHAS Ziarah ke Makam Pendiri Kampus

Selain kecepatan dna kemudahan, teknolgi digital juga memangkas jarak antar  negara. Sehingga transaksi barang dan jasa bisa dilakukan di mana dan kapan saja. Walaupun demikian, pemanfaatan teknologi digital bukan tanpa resiko. Sebab hubungan antar negara sudah tanpa sekat. Dunia dalam genggaman, melaui HP andorid dan sebagainya.

“Resikonya, infiltrasi budaya yang tidak sesuai dengan kehidupan kita bangsa Indonesia, begitu gampang masuk,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, politisi Partai NasDem sekaligus tokoh NU itu mengungkapkan bahwa kondisi Amerika Serikat (AS) cukup mempengaruhi gerakan  perekonomian dunia. AS, katanya, hari ini menguasai 25 persen perekonmian dunia. Sedangkan China menguasai 14 persen. Dua negara itu, terutama AS cukup dominan pengaruhnya  dalam fluktuasi perekonomian global. “Perkembangan politik di dalam negeri AS sangat berpengaruh terhadap perekonomian dunia,” jelasnya.

Baca Juga:  Optimalkan Manajemen Pendidikan Pesantren, KPM STAI-MU Gelar Seminar

Dalam sesi tanya jawab, panitia hanya membatasi dua penanya meski banyak yang angkat tangan. Sebab, pagi itu Eksan harus segera terbang ke Juanda, selanjutnya bertolak ke Tokyo, Jepang untuk lawatan selama 5 hari guna mengikuti soft training soal kesehatan.

Repoter: Aryudi Abdul Razaq

Redaktur: Sule Sulaiman

  • Bagikan
WhatsApp chat