Banjir Bandang di Singojuruh Terjang Ratusan Rumah Warga

MediaJatim.com, Banyuwangi – Tingginya curhah hujan sepanjang Kamis (21/6) siang hingga Jumat (22/6) pagi mengakibatkan debit air di semua DAS wilayah Kecamatan Songgon Banyuwangi meningkat. Dampaknya, Sungai Binau, Kumbo dan Badeng, meluap hebat, mengakibatkan banjir bandang.

Menurut Fajar Susana Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi, luapan air berwarna coklat pekat bercampur material pasir, lumpur dan pohon selain merusak lahan pertanian dan jembatan di wilayah Kecamatan Songgon, juga menerjang 328 rumah warga di Desa Alasmlang Kecamatan Singojuruh.

Derasnya luapan banjir bandang mengakibatkan 23 rumah rusak berat, 80 rusak sedang, sisanya mengalami kerusakan ringan. Bahkan derasnya air bencampur matreal tersebut juga menggenangi jalan raya dekat Jembatan Garit, hingga jalannya arus lalu lintas sempat dialihkan.

“Di jembatan aliran sungai terhambat pohon, sehingga meluap ke jalan raya dan masuk ke permukiman warga,” jelas Fajar Suasana ke sejumlah media, Jumat (22/6) malam.

Banjir bandang ini, menurutnya tidak menimbulkan korban jiwa. Debit air, Jumat (22/6) malam secara bertahap sudah mulai reda. Pihaknya bersama warga melakukan evakuasi di lokasi banjir. Di lokasi juga didirikan dapur umum dan tempat pengungsian, untuk membantu warga.

“Tidak ada korban jiwa. Kita juga sudah turunkan alat berat di lokasi untuk membersihkan material lumpur, pasir, kayu dan sampah yang berserakan,” pungkas Fajar Suasana.

 

Reporter : Yudi Irawan

Redaktur : Sulaiman