Harapan FKMPP Kadur Atas Kegiatan ORI Putaran Kedua

MediaJatim.com, Pamekasan – Pelaksanaan kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) putaran kedua akan dilaksanakan di bulan Juli – Agustus 2018 serentak di semua kecamatan di kabupaten Pamekasan. Di putaran pertama lalu di kecamatan Kadur sempat terjadi peristiwa yang tidak mengenakkan, jatuhnya beberapa santri salah satu pondok pesantren yang harus dirujuk ke puskesmas dan rumah sakit pasca dilakukan imunisasi.

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Puskesmas (FKMPP) Kecamatan Kadur, Baiturrahman mengharap hal serupa tidak terjadi kembali. Tentu dengan memperbaiki komunikasi antar pihak terkait agar masyarakat bisa menyadari akan pentingnya pelaksanaan imunisasi untuk mencegah penyakit difteri.

“Perlu diadakan komunikasi intens ataupun sosialisasi langsung terhadap masyarakat di desa-desa agar mereka bisa menyadari bahwa penyakit difteri sekarang memang mengancam mereka,” harap Baiturrahman saat ditemui usai pelaksanaan kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) di Puskesmas Kadur, Rabu (04/07).

Pelaksanaan imunisasi ini, tambah Baitur, akan berhasil apabila dari berbagai pihak saling membantu dan mendukung terhadap pelaksanaan ORI putaran kedua.

“Saya yakin masyarakat tidak akan menolak pemberian imunisasi, apabila mereka sudah diberikan penyadaran langsung dari pihak Dinas Kesehatan. Mereka tidak akan trauma lagi,” tambahnya.

Tapi ada beberapa yang perlu dijadikan catatan pihak Puskesmas Kadur selaku eksekutor di masyarakat untuk selalu memberikan informasi apabila ada perubahan jadwal ataupun petugas yang akan melakukan imunisasi, ujar pria kelahiran desa Kertagena Tengah tersebut.

“Selalu dikonfirmasi apabila ada perubahan-perubahan, meliputi perubahan jadwal ataupun petugas, agar tidak timbul kecurigaan. Serta yang juga harus diperhatikan adalah petugas yang betul-betul berkompeten,” pungkas Baiturrahman.

Ali Maksum selaku sektetaris Dinas Kesehatan Pamekasan berjanji pihaknya akan selalu berkomunikasi dengan baik terkait pelaksanaan ORI putaran kedua dengan pemerintah desa setempat, tokoh masyarakat dan tokoh agama, sehingga kasus seperti di putaran pertama tidak terjadi kembali.

“Kami akan menjalin komunikasi yang baik dengan beberapa pihak terkait termasuk pihak keamanan, pemdes setempat, tokoh masyarakat maupun agama, ini demi Pamekasan bebas difteri. Dan kami pastikan petugas yang terjun ke sasaran benar-benar yang berkompeten,” tegas Ali Maksum.

Untuk diketahui, pelaksanaan ORI putaran kedua untuk daerah kecamatan Kadur dijadwalkan akan dimulai sejak Senin, 09 Juli 2018 mendatang melalui Posyandu dan Lembaga Pendidikan.

Reporter: Sulaiman

Redaktur: Aryudi A Razaq