Djanur Ungkap Kekurangan PSMS Medan Lawan Madura United

MediaJatim.com, Pamekasan – Pelatih PSMS Medan, Djajang Nurdjaman usai dikalahkan Madura United meminta maaf kepada pendukungnya sebab belum bisa membawa pulang poin away untuk kesekian kalinya.

Mantan pelatih Persib Bandung itu juga mengungkap beberapa kekurangan PSMS Medan saat lawan Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamellingan (SGRP) Pamekasan, Minggu sore (08/07).

“Kita kebobolan di menit-menit awal. Itu sempat mengganggu konsentrasi pemain. Tapi itu tidak berlangsung lama. Setelah itu PSMS Medan mampu memberikan banyak ancaman,” jelas Djanur.

PSMS Medan kecolongan saat laga masih berjalan 6 menit, melalui tendangan jitu Alberto Antonio de Paula yang berhasil memanfaatkan sodoran berkelas dari Zah Rahan Krangar. Sedangkan serangan pasukan Ayam Kinantan selalu kandas di kaki duet Fakhrudin dan Fabiano. Pergerakan Wilfried Kisito Yessoh di lini depan PSMS Medan tidak mampu membongkar lini pertahanan Madura United.

“Lini depan kami menjadi masalah. Kita tidak punya eksekutor andal. Fokus dan konsentrasi belum teratasi,” ungkap Djajang Nurdjaman.

Dengan hasil ini, PSMS Medan tetap menghuni zona degradasi klasemen sementara Liga 1. Sementara Madura United bergeser ke posisi 6 dengan raihan 21 poin.

Reporter: Sulaiman

Redaktur: Aryudi AR