AQ Ungkap Tiga Philosophy Wajib Dipatuhi Pemain Madura United

  • Bagikan

MediaJatim.com, Pamekasan – Usai Madura United berhasil membekuk Perseru Serui 2-0, (17/07), presiden Madura United, Achsanul Qosasi berterimakasih kepada semua pihak dan bersyukur atas perubahan signifikan permainan Laskar Sape Kerrab.

“Ada perubahan signifikan terhadap cara main dan semangat main. Tim Madura United secara bertahap kembali ke ciri khas awal yang pernah hilang karena kesalahan manajemen, termasuk saya,” tutur Achsanul Qosasi, (18/07).

Mantan anggota DPR-RI dari Partai Demokrat itu juga mengungkapkan tiga philosophy yang wajib dipatuhi pemain ketika sedang bertanding di lapangan.

Baca Juga:  Hempaskan UIN Jakarta 2-0, IAIN Jember Melaju ke Final

“Sejak klub ini berdiri, ada 3 philosophy yg wajib dipatuhi di lapangan; Jatuh segera bangun, ketinggalan segera kejar, kehilangan segera rebut..!,” ungkapnya.

Selain itu, Madura United diakui Achsanul pernah kehilangan hati dalam bermain, namun sejak melawan PSIS, saya senang walaupun tidak menang. Terlihat pemain berani tarung, berani intersep, merebut dan terus berlari, tidak merengek-merengek dan minta belas kasihan wasit.

“Sepakbola adalah Tontonan dan Tuntunan, sportifitas dan saling menghargai menjadi Kewajiban..!!. Semoga semakin baik dan terhindar dari emosi dan cedera. Tetaplah bermain dengan hati,” pungkas AQ.

Baca Juga:  Madura United Bagikan 1.000 Tiket Gratis

Kini Madura United kembali merangsek ke posisi atas klasemen sementara Liga 1 2018 dengan meraih 25 poin dari 8 kali menang, 4 kali imbang dan 5 kali kalah.

Reporter: Sulaiman

Redaktur: Aryudi AR

  • Bagikan
WhatsApp chat