Kampung Sidat di Banyuwangi Dilaunching Danlantamal V

MediaJatim.com, Banyuwangi – Laksamana Pertama TNI Edwin, SH Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) V melaunching Kampung Sidat di Dusun Rejopuro, Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah.

Kegiatan yang digelar Rabu ( 25/7) siang tersebut dihadiri jajaran Forum Pimpinan Pemerintah Daerah (Forpimda) Banyuwangi, Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Glagah, sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Banyuwangi, tokoh adat, serta tokoh agama desa setempat.

Laksamana Pertama TNI Edwin, SH dalam sambutannya memaparkan, Kampung Sidat merupakan program yang diinisiasinya saat menjabat Asisten Lantamal. Kabupaten Banyuwangi dipilih, karena potensi alamnya sangat mendukung untuk program tersebut.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan, konteks amanah Undang – Undang Dasar 1945 adalah untuk mencerdaskan dan mensejahterakan seluruh rakyat indonesia. Mencerdaskan artinya jika masyarakat mengkonsumsi ikan sidat maka akan menjadi cerdas. Mensejahterakan, karena nilai jual sidat sangat tinggi.

Program Kampung Sidat menurutnya tidak berhenti sampai pembudidayaan, karena pihaknya telah menggandeng para pengusaha untuk mengexspor ikan sidat ke Negara Jepang dan Korea Selatan. Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga ekosistem yang ada di Dusun Rejopuro dan juga ekosistem laut.

“Ini poin bagi kami yang bisa dikembangkan secara masif. Kita semua harus menjaga ekosistem, karena sidat membutuhkan air bersih. Laut harus di jaga juga, karena perkembangbiakan sidat pertama kali dilakukan di laut,” papar Laksamana Pertama TNI Edwin, SH.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sangat menyambut baik program kolaboratif pengembangan program tersebut. Karena Kampung Sidat merupakan bagian gerakan sepuluh ribu kolam, untuk meningkatkan produksi perikanan darat.

“Budidaya sidat di Banyuwangi mulai dikembangkan warga. Dengan mulai dikembangkan lebih masif, harapannya kesejahteraan warga juga meningkat. Karena nilai jual ikan sidat sangat tinggi dibanding ikan air tawar lain,” pungkas Bupati Anas.

 

Reporter : Yudi Irawan

Redaktur : Sulaiman