Madura United U19 Boyongan ke Ponpes Karang Durin

MediaJatim.com, Pamekasan – Sejak ditempa dalam latihan rutin di bawah bimbingan Iwan Setiawan, Madura United U19 yang berada di bawah pengawasan Madura United Academy Football tercatat baru menjalani dua kali pertandingan ujicoba. Yakni, melawan tim Madura United senior dan juga menghadapi tim asal Kecamatan Kedung-dung Sampang.

Guna mematangkan mental tanding, skuad Madura United U19 sebelum menceburkan diri dalam kompetisi Liga 1 U19 sebagaimana disampaikan Iwan Setiawan membutuhkan setidaknya 5 kali pertandingan ujicoba. Terdekat, Laskar Sape Kerrab Ngodeh, nama alias untuk tim Madura United U19 akan menghadapi tim calon peserta Liga Santri Nusantara (LSN) Ponpes Miftahul Ulum Karang Durin, Sampang, besok sore (Jumat, 27 Juli) di Lapangan Pesantren.

Mereka, sebagaimana disampaikan Iwan Setiawan bukan semata-mata menjalani pertandingan ujicoba. Namun, Iwan, sapaan akrabnya Direktur Madura United Academy Football lebih menekankan pada latihan bersama sekaligus berbagi ilmu dengan santri.

Ya, Madura United Academy Football memang memiliki salah satu program, berbagi pengalaman ilmu kepelatihan dengan melibatkan guru-guru olahraga dan pembina sepakbola di kalangan santri. Program tersebut sebagaimana disampaikan Ziaul Haq, Direktur PT PBMB menjadi bagian dari program CSR Madura United FC.

“Presiden klub meminta agar keberadaan Madura United  Academy Football tidak hanya fokus pada pembinaan peserta didik yang akan bertanding. Harus ada pola pembinaan dengan menyebarkan ilmu kepelatihan, utamanya di kalangan pesantren. Karena mereka memiliki wadah kompetisi LSN. Harapannya, adalah nantinya ada pemain dari kalangan santri yang bisa berada di Madura United,” ulas Zia.

Sebelum pertandingan ujicoba Madura United U19 Vs Tim LSN Ponpes Miftahul Ulum tersebut, tim pelatih Madura United Academy memang dijadwalkan akan berangkat lebih awal ke Pesantren. Mereka, sebagaimana rilis jadwal dari Media Officer Madura United akan berbagi pengalaman ilmu kepelatihan dengan guru olahraga dan penanggung jawab olahraga di Ponpes Miftahul Ulum.

“Sepanjang waktunya memungkinkan, tim pelatih tentunya siap berbagi ilmu di beberapa pesantren di Madura. Kita awali dulu yang di Sampang besok. Sistemnya berbagi pengalaman dulu karena waktunya sangat pendek,” ucap Zia.

Reporter: Sulaiman

Redaktur: Aryudi AR