Geliatkan Ekonomi Syariah, MES Sumenep Gelar SPMS

MediaJatim.com, Sumenep – Pengurus Daerah (PD) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Sumenep menggeliatkan edukasi berbasis syariah. Salah satunya ialah menggelar Sekolah Pasar Modal Syariah (SPMS) 2018 di Kedai HK Jalan Trunojoyo Nomor 5A Sumenep, Sabtu (11/8).

Jumlah peserta dibatasi 130 orang, meskipun hingga menjelang pelaksanaan acara masih banyak yang mendaftarkan diri pada panitia.

Peserta acara SPMS ini diperuntukkan bagi masyarakat umum, mulai dari praktisi lembaga keuangan, dosen, pengurus organisasi sosial, forum pemuda, bahkan pengusaha.

“PD MES Sumenep tidak hanya akan menyelenggarakan kegiatan edukasi, sosialisasi, seminar, dan semacamnya, tetapi juga bakal bergerak di sektor riil dalam beberapa bidang, seperti pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, perdagangan dan perindustrian,” ungkap Hajar selaku Ketua MES Sumenep.

Menurut jebolan Pesantren Annuqayah tersebut, hal itu bisa dilakukan dengan cara berkolaborasi dan bersinergi dengan lembaga dan dinas terkait. Itu rangka memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi masyarakat.

“Acara SPMS ini merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh PD MES Sumenep dalam sektor industri keuangan syariah. Ke depan kami juga akan berupaya untuk melakukan edukasi dan sosialisasi tentang asuransi syariah, pegadaian syariah, koperasi syariah, bahkan pariwisata syariah di kabupaten Sumenep khususnya, dan Madura pada umumnya,” tegas Hajar.

Carto selaku Asisten Bidang Pemerintahan Kabupaten Sumenep memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Carto sangat mengapresiasi atas gerakan inovatif dari PD MES Sumenep dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di Sumenep.

“Ke depan, PD MES Sumenep diharapkan bisa bersinergi dan mengawal dalam sektor ekonomi, seperti pasar, pariwisata, dan lainnya,” tegas Carlo.

Dalam kesempatan itu, MES Sumenep mwnghadirkan tiga pembicara. Yakni, Dr. Imron Mawardi sebagai Ketua PW MES Jawa Timur menjelaskan tentang prinsip-prinsip ekonomi syariah; Derry Yustria dari Bursa Efek Indonesia menjelaskan secara teknis tentang tata cara berinvestasi dalam pasar modal syariah; dan Dahrujy dari MNC Sekuritas mengurai secara fokus tentang MNC Sekuritas.

Reporter: Nur Khalis

Redaktur: Sulaiman