IndoBarca Pamekasan Kecam Tindakan Anarkis dalam Sepakbola

  • Bagikan

MediaJatim.com, Pamekasan – Meninggalnya Haringga Sirila menjadi duka mendalam bagi sepakbola Indonesia. Pendukung setia Persija Jakarta itu meninggal dunia akibat dikeroyok oknum Bobotoh kala pertandingan Persib Bandung menjamu Persija Jakarta, (23/09) lalu di GBLA.

Haringga menjadi korban yang ke- 7 atas rivalitas Persib Bandung dengan Persija Jakarta. Semoga ini menjadi yang terakhir. Harapan besar datang dari berbagai kalangan terhadap kelompok suporter yang sering bentrok untuk segera ber-islah. Mengingat seharusnya rivalitas hanya berlangsung 90 menit, selebihnya kita tetap saudara yang sama-sama mencintai sepakbola. Kejadian anarkis dalam sepakbola ini mendapat kecaman keras dari pemerintah, pelaku maupun pecinta sepakbola.

Begitupun yang dilakukan salah satu komunitas fans Barcelona FC yang berada di tanah air Indonesia, meminta tindakan anarkis di sepakbola segera diatasi. Mereka menginginkan sebagai suporter bola setidaknya banyak mencontoh tindakan yang dilakukan di negara Eropa, yakni perang prestasi dan karya, bukan fanatik yang menghabiskan nyawa. Sepanas apapun pertandingan hanya berlangsung selama 90 menit dan tanpa ada korban yang berjatuhan.

Baca Juga:  Soal Pemain Asing Madura United, RD: Ketiganya dari Brasil

“Anarkis dalam sepakbola ini adalah masalah yang berat. Pasalnya di dalam sepakbola itu, rivalitas hanya 90 menit di lapangan, selebihnya kita adalah saudara. Apalagi kejadian yang menimpa saudara kita, Haringga, itu sangat tidak pantas dalam dunia sepakbola. Kita tahu, adanya sepakbola sebenarnya hanya untuk berolahraga, meraih prestasi dan hiburan. Bukan untuk menyakiti apalagi membunuh sesama,” jelas Koordinator IndoBarca Pamekasan, Ali Imron, (26/09).

“Benar sekali yang dikatakan mantan pemain nasional, Bambang Pamungkas, ‘lebih baik dunia tanpa sepakbola dari pada harus mengorbankan nyawa’,” tukasnya.

Ia pun sangat setuju dengan langkah yang diambil Kementerian Pemuda dan Olahraga RI (Menpora), Imam Nahrawi yang memutuskan untuk memberhentikan sementara kompetisi Liga 1 2018. Menurut pria yang kental dipanggil Bong itu, ini sebagai bentuk belasungkawa terhadap meninggalnya Haringga.

Baca Juga:  Perkosa Wanita di Kebun Jagung, Pria Plampangrejo Ini Dibui

“Lepas dari itu, ada pihak yang pasti dirugikan disini, termasuk klub peserta kompetisi dan kita sebagai penikmat sepakbola. Tapi tidak ada masalah, mungkin ini akan menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memperbaiki persepakbolaan Indonesia,” tegas salah satu fans bintang sepakbola dunia pemilik nomor punggung 10, Lionel Messi.

“Namun jangan serta merta kita menyalahkan salah satu pihak dalam hal ini, kita harus sama-sama intropeksi diri, Menpora, PSSI, Klub, Wasit, Pemain maupun Suporter, agar sepakbola kedepan berubah menjadi wadah untuk perdamaian dan pemersatu,” pungkasnya.

Reporter: Sulaiman

Redaktur: Aryudi AR

  • Bagikan
WhatsApp chat